Benarkah Foundation Membuat Kulit Sulit ‘Bernapas’? Ini Faktanya

By Citra Narada Putri, Minggu, 23 Mei 2021

Benarkan foundation membuat kulit sulit bernapas?

Parapuan.co – Banyak yang bilang menggunakan foundation saat merias akan membuat kulit wajah kita sulit bernapas.

Tak heran jika ibu kita atau tante, kerap melarang kita menggunakan make up tebal, dengan alasan agar ‘kulit kita bisa tetap bernapas’.

Terlebih lagi untuk si kulit berjerawat, tidak asing bukan mendengar saran dari teman-teman yang melarang kamu untuk menggunakan foundation, agar tidak membuat kulit  tambah rusak.

Namun sebenarnya, apakah memang foundation yang selama ini dianggap memiliki reputasi buruk benar-benar tidak baik untuk kulit?

Melansir dari CNA, Dr. Eileen Tan dari Eileen Tan Skin Clinic & Associates di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena mengatakan bahwa kulit kita tidak bernapas secara harafiah.

Baca Juga: Viral di TikTok, Ternyata Teknik Makeup Sun Cream Contouring Berbahaya

“Epidermis kulit kita (lapisan terluar) terdiri dari lapisan sekuler yang tidak hidup, oleh karena itu anggapan yang mengatakan bahwa kulit bernapas itu adalah mitos,” sanggahnya,

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa kulit lapisan bawah memang membutuhkan makanan, yang mereka dapatkan dari oksigen dan nutrisi yang dikirim melalui suplai darah.

Dr. Eileen pun mengasumsikan bahwa yang kerap dimaksud banyak orang tentang ‘kulit yang bernapas’ adalah apakah pori-pori tersumbat atau tidak.

Maka, jika yang dimaksud adalah demikian, maka ada banyak alasan mengapat pori-pori bisa tersumbat.

Salah satu penyebab yang umum adalah produksi minyak berlebih karena perubahan hormonal dan menggunakan perawatan kulit yang tak sesuai jenis kulit.

Dengan penjelasan tersebut, maka tak heran jika make up atau foundation, kerap diasumsikan buruk atau menjadi penyebab utama pori-pori tersumbat hingga jerawatan.

Padahal, jika bicara tentang pori-pori tersumbat, skincare yang kita pakai sehari-hari juga bisa menyebabkan hal itu loh.