Parapuan.co - Kurma adalah salah satu buah yang identik dengan bulan Ramadan dan sering dikonsumsi saat berbuka puasa. Selain rasanya yang manis dan teksturnya lembut, kurma juga kaya akan nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral baik untuk tubuh.
Apabila disimpan dengan cara yang tak tepat, kurma bisa cepat basi, berjamur, atau mengering sehingga kehilangan kualitas rasa dan gizinya. Salah satu masalah utama dalam penyimpanan kurma adalah kelembapan.
Kurma memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga bisa menyerap kelembapan dari udara. Pada akhirnya, jamur bisa muncul dan perubahan tekstur yang tidak diinginkan terjadi.
Selain itu, faktor suhu dan paparan udara juga bisa mempercepat proses pembusukan kurma, terutama jika disimpan di tempat yang kurang sesuai. Dilansir dari laman Kompas.com, berikut tips menyimpan kurma agar tahan lama dan tidak berjamur.
1. Menyimpan di Suhu Ruangan
Jika kamu berencana mengonsumsi kurma dalam beberapa minggu ke depan, menyimpannya di suhu ruangan adalah pilihan yang praktis. Selama kondisi kurma tidak berubah menjadi berjamur, buah ini tetap aman dikonsumsi untuk membatalkan puasa.
"Semakin hangat suhu ruangan, semakin memengaruhi kualitas kurma tersebut," ucap Agus Yulianto, Executive Chef Asri Indo Catering.
Hindari meletakkan kurma di tempat dengan paparan sinar matahari langsung atau area lembap, seperti dekat kompor atau kulkas yang sering dibuka-tutup.
2. Simpan di Kulkas agar Tahan Lebih Lama
Baca Juga: 4 Golongan yang Sebaiknya Membatasi Konsumsi Kurma, Siapa Saja?