Parapuan.co - Seperti banyak aspek kehidupan lainnya, pensiun tidaklah sama bagi laki-laki dan perempuan. Secara khusus, perempuan cenderung membutuhkan lebih banyak uang dibandingkan laki-laki untuk masa pensiun mereka.
Kira-kira apa penyebabnya? Mengutip GoBankingRates via Kontan.co.id, berikut beberapa alasan perempuan membutuhkan lebih banyak dana untuk pensiun dibandingkan laki-laki!
1. Gangguan Karier
Secara statistik, perempuan lebih cenderung mengambil waktu jeda dari pekerjaan untuk merawat orang lain, seperti anak-anak atau orang tua yang sudah lanjut usia, dibandingkan laki-laki. Waktu istirahat dari pekerjaan ini dapat berdampak besar pada tabungan pensiun mereka.
Saat tidak bekerja, mereka tidak hanya kehilangan penghasilan tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan manfaat tabungan pensiun yang disediakan oleh pemberi kerja atau membayar Jaminan Sosial.
Bahkan setelah kembali bekerja, jeda dalam karier dapat memengaruhi pertumbuhan karier jangka panjang. Akibatnya, potensi penghasilan mereka lebih rendah, yang berujung pada keterbatasan dalam menabung untuk pensiun.
2. Kesenjangan Gaji Berdasarkan Gender
Pada tahun 2022, perempuan memperoleh penghasilan rata-rata 82 persen dari laki-laki, menurut Pew Research Center. Kesenjangan ini bukan hal baru, karena pada tahun 2002, perempuan hanya memperoleh 80 persen dari penghasilan laki-laki.
Penghasilan yang lebih rendah ini memengaruhi keuangan perempuan baik di masa kini maupun di masa depan, termasuk saat pensiun. Karena penghasilan yang lebih rendah, perempuan sering kali tidak dapat menabung sebanyak laki-laki untuk masa pensiun.
Baca Juga: Gaya Hidup YONO: Tanda Perempuan Mandiri Siap Sambut Masa Pensiun