Parapuan.co – Banyaknya kejahatan melalui aplikasi kencan seperti love scams, pemerasan, body shaming masih kerap terjadi.
Maka dari itu, Kawan Puan yang menggunakan aplikasi kencan online perlu berwaspada.
Ada ragam aplikasi kencan online salah satunya Bumble.
Bumble salah satu aplikasi kencan online yang banyak digemari karena mampu memberikan keamanan bagi penggunanya terutama perempuan.
Seperti yaang dilansir dari Popsugar.com, sekarang Bumble juga melarang adanya body shaming dalam percakapan.
Baca Juga: Baru Mengenal Sudah Nyatakan Cinta? Hati-hati Bisa Jadi Romance Scams
Aplikasi ini tidak akan mentolerir komentar jahat dan menghina penampilan, bentuk tubuh, ukuran tubuh, atau kesehatan seseorang.
Serta penggunaan bahasa yang dapat dianggap melecehkan seperti mengatakan gemuk, rasis, membedakan warna kulit, homophobic, atau transphobic.
Bumble juga tidak mengizinkan penggunanya untuk memasang foto dengan menunjukan senjata, foto tanpa baju, dan mirror selfie dengan memakai pakaian dalam.
“Jangan mengomentari tubuh atau kesehatan seseorang," tulis Bumble dalm blog-nya.
"Temukan hal lain tentang profil mereka untuk dibicarakan. Atau, jika kamu tidak tertarik pada seseorang, kamu dapat menggeser ke kiri," jelas Bumble.
Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana Bumble akan meminta pertanggungjawaban baagi pengguna yang ditemukan melakukan pelanggaran.
Mereka yang diketahui melakukan pelanggaran seperti mempermalukan tubuh melalui chat ataupun profile, pertama-tama mereka akan menerima peringatan.
Baca Juga: Ada Stereotip Pembagian Tugas Rumah Tangga, Suami Butuh Dukungan Istri
Komentar yang sangat berbahaya atau menyakitkan dan dilakukan secara berulang akan menyebabkan larangan penuh dari platform bagi penggunanya.
Jika kamu sendiri menerima komentar yang tidak pantas, kamu dapat melaporkan pelaku dengan menekan pilihan "laporkan".
Aplikasi kencan sering kali terasa tidak aman, dan jenis peraturan ini merupakan langkah kuat untuk membuat komunitas kencan menjadi ruang yang lebih positif bagi semua orang.
(*)