"Rasanya luar biasa. Saya pikir itu semua berkat para penulis kami yang luar biasa dan showrunner kami, Chris Van Dusen," ungkap Simone.
Menurut perempuan berusia 26 tahun ini, para kreator Bridgerton sangat mendorong keberagaman di karya yang dibuatnya.
"Kreator kami bersikeras mendorong keragaman di ruang penulisan," imbuhnya.
Hal yang membuat Simone Ashley tambah bangga adalah fakta dirinya yang merupakan pemeran utama dalam serial Inggris ini.
Simone melihat bahwa jarang sekali ditemukan aktris asal Asia Selatan yang menduduki peran utama dalam sebuah serial atau film ternama.
"Saya sangat bersyukur akan hal itu karena itu menunjukkan bahwa sebuah pemikiran, gagasan, menyebabkan efek berantai yang membawa saya duduk di sini," kata Simone.
Kreator dan penulis serial, Shonda Rhimes, mengatakan bahwa keberagaman adalah mimpinya untuk Bridgerton Season 2 ini.
"Menciptakan dunia yang tidak terlihat seperti dunia yang kita tinggali, menciptakan masyarakat dengan warna kulit tertentu menurut saya tidak realistis," ungkap Shonda.
Baca Juga: Mengenal Karakter Perempuan Kate Sharma di Bridgerton Season 2