“Dari sana, kita develop kampanye First Steps Towards Sustainability. Oh ternyata ikut movement sustainability enggak susah, lo. Sesimpel ngumpulin sampah kemasan kosmetik juga bisa,” tambahnya.
Setelah dikumpulkan, sampah kemasan kosmetik tersebut nantinya akan didaur ulang menjadi barang-barang yang bisa digunakan kembali.
Nah untuk proses mendaur ulang tersebut, Emina menggandeng Trashsmith, salah satu pusat daur ulang sampah di Bandung.
Dengan Trashsmith, Emina berhasil mengbah 90 kg sampah kemasan produk kosmetik yang terkumpul menjadi rak buku dan kursi.
“Trashsmith tertarik bergabung dengan program Emina karena langkahnya nyata. Jadi sampah kemasan yang dikirim ke kita adalah sampah yang berhasil dikumpulkan dan enggak fokus ke hasilnya aja,” jelas Bintang, founder Trashsmith.
Tak berhenti di situ saja, Emina juga mendonasikan hasil daur ulang sampah kemasan kosmetik tersebut untuk berbagai taman bacaan di Indonesia Timur.
Proses donasi tersebut Emina menggandeng Indorelawan, dan telah menyalurkan berbagai barang hasil daur ulang tersebut di berbagai Taman Bacaan daerah Indonesia Timur seperti Kupang dan Kabupaten Malaka.
Selain itu, Emina juga menghadirkan program “Donate Book” untuk menyalurkan ratusan buku dan melakukan sharing session tentang kepercayaan diri, cita-cita, dan kesehatan kulit wajah ke Taman Bacaan jejaring Indorelawan.
Baca Juga: Eksplorasi Desainer Muda, Emina Gelar Kompetisi Fashion Design