2. Emmeline Pankhurst
Emmeline Pankhurst dikenal sebagai aktivis politik dan pemimpin dalam gerakan hak pilih di Inggris pada akhir 1800-an.
Ia dipuji karena membantu perempuan mendapatkan haknya untuk memilih pemimpin mereka.
Pada tahun 1999, Emmeline masuk ke dalam daftar 100 Orang Paling Penting di Abad ke-20 versi Majalah Time.
3. Marie Curie
/photo/2023/03/07/marie-curiejpg-20230307010627.jpg)
Fisikawan asal Prancis, Marie Curie, tercatat sebagai perempuan pertama dalam sejarah yang memenangkan Nobel Prize.
Marie Curie telah berkontribusi terhadap sains berkat penelitiannya mengenai radioaktivitas.
Baca Juga: Bentuk Dukungan L'Oreal dan UNESCO pada Peneliti Perempuan di Indonesia