Biasa Ada di Syarat Lowongan Kerja, Ketahui Tujuan dan Prosedur Tes Narkoba

Maharani Kusuma Daruwati - Senin, 26 Juni 2023
Mengenal tujuan dan prosedur tes narkona yang kerap muncul di syarat lowongan kerja.
Mengenal tujuan dan prosedur tes narkona yang kerap muncul di syarat lowongan kerja. Pexels

Parapuan.co - Saat mencari lowongan kerja, kamu pasti akan memperhatikan syarat yang diberikan oleh perusahaan.

Setiap perusahaan memiliki syarat berbeda yang dicantumkan dalam lowongan kerja.

Namun, salah satunya yang umum ada di syarat lowongan kerja adalah mengenai tes narkoba atau ada surat keterangan bebas narkoba.

Lalu apa sih sebenarnya tujuan tes narkoba dan bagaimana prosedurnya?

Jelang peringatan Hari Anti Narkoba Internasional yang diperingati pada 26 Juni, yuk ketahui tujuan dan prosedur tes narkoba.

Tujuan Tes Narkoba

Mengutip dari laman resmi Kemenkes, berikut beberapa tujuan dilakukannya pemeriksaan narkoba:

1.  Skrining untuk keperluan pendidikan, pekerjaan atau medical check up.

2.  Kecurigaan penyalahgunaan obat.

Baca Juga: Tips Mencari Lowongan Kerja dengan Gaji Tinggi, Terapkan 8 Hal Ini

3.  Menentukan interaksi obat.

4.  Menentukan tindakan kedokteran.

5.  Keperluan forensik.

6.  Terapi penyalahgunaan obat dan pemantauan kepatuhan.

7.  Bukti tindakan kriminal.

Prosedur Tes Narkoba

Terdapat beberapa prosedur dalam pemeriksaan narkoba yang terdiri dari persiapan pasien, pengambilan sampel, dan pemeriksaan.

Prosedur pengambilan sampel disesuaikan dengan jenis sampel yang diinginkan agar menghindari positif palsu atau negatif palsu.

Prosedur tes narkoba pun bervariasi tergantung pada jenis sampel yang digunakan. Mengutip dari laman Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Memahami Komponen Gaji agar Tak Salah Terima Tawaran Lowongan Kerja

1. Tes Narkoba dengan Sampel Urine

Prosedur tes narkoba yang paling umum dilakukan adalah dengan menggunakan sampel urine. Sampel yang diambil adalah urine pancar tengah, yang dikenal juga dengan nama midstream atau clean catch.

Prosedur tes urine untuk pemeriksaan narkoba dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air bersih.
  • Bersihkan area genital dengan kain lembap yang disediakan oleh petugas. Pasien laki-laki perlu membersihkan hingga ke ujung penis, dan pasien wanita perlu membuka bibir vagina dan membersihkannya dari arah depan ke belakang.
  • Ambil wadah penampung urine.
  • Pasien dapat mulai buang air kecil dan pastikan sebagian urine masuk ke wadah tersebut.
  • Kumpulkan sampel urine hingga batas yang diinstrusikan, lalu selesaikan proses buang air kecil.
  • Setelah selesai, tutup wadah hingga benar-benar rapat.
  • Cuci tangan Anda sekali lagi.
  • Berikan wadah urine ke petugas kesehatan.

Pada beberapa kasus, petugas medis atau staf lainnya mungkin akan menemani pasien selama pengambilan sampel.

2. Tes Narkoba dengan Sampel Darah

Tes narkoba dengan sampel darah ini akan dilakukan di laboratorium dan hanya berlangsung kurang dari lima menit. Prosedurnya sebagai berikut:

  • Petugas medis akan mengikat lengan atas pasien dengan tali kain khusus.
  • Petugas lalu membersihkan lokasi penyuntikan dengan cairan antiseptik.
  • Petugas kemudian menyuntikkan jarum ke pembuluh darah vena di lipatan lengan pasien.
  • Petugas kemudian memasang tabung khusus ke bagian belakang jarum suntik.
  • Tali pengikat kemudian dilonggarkan agar darah pasien bisa keluar dengan lancar.
  • Darah pasien akan ditampung dalam tabung khusus.
  • Setelah sampel darah dirasa cukup, jarum akan dicabut.
  • Bekas suntikan akan ditutup dengan perban.

3. Tes Narkoba dengan Sampel R ambut

Pada tes ini, beberapa helai rambut dari kepala pasien akan diambil untuk dianalisis di laboratorium.

Hasil Tes Narkoba

Hasil tes narkoba bisa berupa hasil negatif atau normal, hasil posifit, atau hasil positif palsu.

Hasil negatif ini menandakan bahwa tidak ada kontaminasi narkoba dalam tubuh pasien, atau kadar obat tersebut berada di bawah nilai yang terdeteksi.

Hasil positif berarti menunjukkan bahwa ada satu atau lebih jenis narkotika atau obat-obatan terlarang dalam tubuh.

Sedangkan hasil positif palsu ini juga bisa terjadi lo, Kawan Puan. Ini berarti ada pengaruh dari obat-obatan medis tertentu yang dikonsumsi oleh pasien. Beberapa pasien dengan penyakit tertentu mungkin mengonsumsi narkotika untuk pengobatan.

Nah, itu dia hal-hal yang perlu Kawan Puan tahu mengenai tes narkoba yang biasa ada dalam syarat lowongan kerja.

Baca Juga: Peluang Lowongan Kerja Social Media Specialist sebagai Pekerja Medsos

(*)

 

Sumber: Kemenkes RI
Penulis:
Editor: Maharani Kusuma Daruwati


REKOMENDASI HARI INI

Biasa Ada di Syarat Lowongan Kerja, Ketahui Tujuan dan Prosedur Tes Narkoba