Hari Pramuka, Kenali Sosok Agnes Baden Powell Pencetus Pramuka Putri

Arintha Widya - Senin, 14 Agustus 2023
Biografi Agnes Baden Powell
Biografi Agnes Baden Powell The Scouts Heritage Collections

Parapuan.co - Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus dan seolah mengingatkan kita tentang Robert Baden Powell.

Padahal, Hari Pramuka di Indonesia pada 14 Agustus sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Baden Powell.

Ini karena Hari Pramuka di Indonesia ditetapkan berdasarkan keputusan Majelis Pimpinan Nasional yang diketuai Soekarno pada 14 Agustus 1961.

Lantas, apa kaitan Robert Baden Powell dengan Kepramukaan? Salah satunya karena ia dikenal sebagai pencetus gerakan kepanduan atau pramuka.

Hanya saja, kala itu kepanduan alias kegiatan pramuka baru dilakukan oleh para laki-laki.

Kepanduan putri atau pramuka untuk perempuan baru ada setelah dicetuskan oleh Agnes Baden Powell.

Siapa Agnes Baden Powell dan bagaimana kiprahnya di gerakan pramuka?

Yuk, simak penjelasan lengkap mengenai biografi Agnes Baden Powell seperti dikutip dari artuk.org berikut ini!

Profil Agnes Baden Powell

Baca Juga: Hari Kepanduan Sedunia, Yuk Mengenal Organisasi Kepramukaan di Indonesia

Agnes Baden Powell adalah seorang tokoh penting dalam sejarah kepramukaan.

Ia lahir pada 16 Desember 1858 di London, Inggris, dan merupakan saudari dari Robert Baden Powell, pendiri Gerakan Pramuka.

Ayahnya, Profesor Baden Powell, adalah seorang matematikawan terkenal.

Agnes tumbuh dalam keluarga yang memiliki semangat petualangan dan eksplorasi.

Semangat petualangan ini kemudian membentuk landasan untuk pengembangan pramuka.

Pada tahun 1909, Robert Baden Powell mendirikan Gerakan Pramuka di Inggris.

Kala itu, Agnes sudah ikut terlibat dalam perkembangan gerakan ini.

Akhirnya, ia mendirikan kelompok pandu putri pertama, yang dikenal dengan istilah 'Girl Guides'.

Pada tahun 1910, Agnes juga membantu dalam menyusun buku panduan pertama bagi perempuan-perempuan muda yang ingin bergabung dengan gerakan pramuka.

Baca Juga: Diperingati Setiap Tanggal 14 Agustus, Ini Fakta Unik dan Kegiatan di Hari Pramuka

Agnes Baden Powell juga merupakan seorang penulis dan penyair.

Ia menulis banyak buku tentang panduan dan filosofi pramuka.

Karyanya berfokus pada perkembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan praktis bagi para pandu putri.

Pada tahun 1912, Agnes mendirikan 'Olave House' di Inggris yang menjadi pusat pendidikan dan pelatihan bagi para pemimpin pramuka.

Ia juga turut memainkan peran penting dalam mengembangkan Gerakan Pramuka Internasional yang melibatkan banyak negara di seluruh dunia.

Agnes bahkan terus melanjutkan dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka dengan menjadi presiden organisasi ini hingga akhir hayatnya.

Agnes Baden Powell meninggal pada 2 Juni 1945, tetapi warisannya tetap hidup dalam setiap pramuka di seluruh dunia.

Ia adalah contoh inspiratif tentang bagaimana seorang individu dapat memainkan peran penting dalam pembentukan suatu gerakan global yang berfokus pada pendidikan, kepemimpinan, dan nilai-nilai positif.

Sangat inspiratif dan dedikatif ya, Kawan Puan? Semoga biografi Agnes Baden Powell di atas menambah wawasanmu.

Baca Juga: Hari Pramuka 14 Agustus, Ini 5 Manfaat Ikut Kegiatan Pramuka bagi Anak

(*)



REKOMENDASI HARI INI

Wamen PPPA Veronica Tan: Mendidik Guru Berarti Membangun Generasi yang Lebih Baik