Seberapa Banyak Gula yang Diperbolehkan untuk Sarapan?

David Togatorop - Senin, 5 Agustus 2024
Ketahui berapa baiknya kandungan gula untuk sarapan.
Ketahui berapa baiknya kandungan gula untuk sarapan. (iStock/Dacharlie)

Parapuan.co - Sarapan adalah waktu makan yang penting untuk memulai hari dengan energi yang cukup dan nutrisi yang seimbang.

Namun, jumlah gula yang dikonsumsi saat sarapan bisa mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Menurut World Health Organization (WHO), asupan gula tambahan sebaiknya tidak lebih dari 10% dari total kalori harian.

Untuk seseorang yang mengonsumsi 2000 kalori per hari, ini berarti sekitar 50 gram gula atau sekitar 12 sendok teh.

Idealnya, mengurangi konsumsi gula hingga 5% dari total kalori harian, atau sekitar 25 gram gula per hari (6 sendok teh), dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Mengonsumsi gula berlebihan, terutama saat sarapan, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti oleh penurunan tajam.

Hal ini bisa membuat Kawan Puan merasa lelah dan lapar dalam waktu singkat. Selain itu, asupan gula yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan masalah kesehatan lainnya.

Banyak makanan sarapan yang mengandung gula tambahan, sering kali tanpa disadari.

Beberapa contoh termasuk sereal sarapan, yogurt berperisa, roti dengan selai manis, dan minuman kopi dengan sirup rasa. Penting untuk membaca label nutrisi dan memperhatikan kandungan gula dalam produk-produk ini.

Baca Juga: Kaya Manfaat, Tapi Apakah Baik Sarapan Hanya Makan Buah?

Tips Mengurangi Gula saat Sarapan

Pilih sereal yang rendah gula atau tidak mengandung gula tambahan, karena banyak sereal sarapan yang mengandung gula tinggi.

Selalu periksa label nutrisi pada kemasan makanan untuk mengetahui berapa banyak gula yang terkandung. Buah segar adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan jus buah yang biasanya mengandung gula tambahan.

Kombinasikan sarapan dengan sumber protein dan serat seperti telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk membantu menjaga keseimbangan gula darah.

Hindari minuman manis seperti soda atau jus buah dengan menggantinya dengan air putih, teh herbal, atau kopi tanpa gula.

Dengan mengurangi asupan gula saat sarapan, Kawan Puan dapat memulai hari dengan energi yang lebih stabil dan menjaga kesehatan jangka panjang.

Membuat pilihan makanan yang tepat di pagi hari akan membantu Kawan Puan mempertahankan pola makan yang sehat sepanjang hari.

Baca Juga: Senang Sarapan Mi? Ini Kelebihan dan Kekurangan Mi Sebagai Sarapan

Contoh Sarapan Sehat dan Rendah Gula

Salah satu pilihan sarapan sehat dan rendah gula adalah oatmeal dengan topping buah segar dan kacang-kacangan.

Selain itu, smoothie hijau yang dibuat dengan bayam, alpukat, dan sedikit buah beri juga bisa menjadi pilihan yang lezat dan bergizi.

Kombinasi ini tidak hanya memberikan energi yang cukup tetapi juga menjaga keseimbangan gula darah di pagi hari.

Pilihan lainnya adalah telur dadar dengan sayuran dan roti gandum utuh yang kaya serat dan protein.

Yogurt tanpa gula yang dipadukan dengan biji chia dan potongan buah juga bisa menjadi sarapan yang menyegarkan dan menyehatkan.

Dengan memilih menu sarapan seperti ini, Kawan Puan dapat menikmati makanan yang lezat dan tetap menjaga asupan gula dalam batas yang sehat. (*)

Baca Juga: Jangan Bingung, Ini Rekomendasi 6 Jenis Kopi yang Cocok untuk Sarapan

Penulis:
Editor: David Togatorop


REKOMENDASI HARI INI

Hukuman Pelaku Pelecehan Seksual Fisik dan Non Fisik Berdasarkan UU TPKS