"Pentingnya bahwa kita harus punya skill, pendidikan, penting," imbuh Inge.
"Pasti setiap orang ada hobi, ada skill-nya, kita dilahirkan pasti ada kelebihannya. Hobi apa pun bisa jadi sumber pemasukan uang kita," imbuhnya.
Lebih dalam, kemampuan untuk mengembangkan diri dan mandiri secara finansial adalah wujud pemberdayaan perempuan.
Bukan hanya untuk perempuan yang pernikahannya bersamalah, namun juga semua perempuan sudah menikah.
Dalam dunia pernikahan, akan ada banyak kejadian tak terduga yang akan dihadapi di masa depan.
Entah karena perceraian, pasangan sakit dan tidak bekerja, hingga kematian pasangan.
Karena faktor-faktor tersebut, mau tidak mau perempuan bekerja untuk memenuhi keberlangsungan kehidupannya.
Inge mengatakan bahwa hal itu ia sadari setelah menjalani 17 tahun pernikahan, tidak bekerja, dan hanya fokus menjadi ibu rumah tangga.
Baca Juga: Protagonis hingga Antagonis, Ini Karakter Perempuan Berdaya di Sinopsis Drakor Red Swan