Pilkada 2024, Ini 3 Ciri Pemimpin Daerah yang Harus Jadi Pilihan Perempuan

Saras Bening Sumunar - Jumat, 8 November 2024
CIri-ciri pemimpin daerah yang sebaiknya dipilih perempuan.
CIri-ciri pemimpin daerah yang sebaiknya dipilih perempuan. Kedek Creative

Parapuan.co - Di bulan November 2024 ini, Indonesia akan kembali menggelar pesta demokrasi.

Jika pada Februari lalu masyarakat memilih presiden dan wakil presiden periode 2024-2029, kali ini kamu juga akan kembali menyalurkan suara untuk pemilihan kepala daerah (pilkada).

Proses pemungutan suara pilkada nantinya akan berlangsung serentak pada Rabu, 27 November 2024.

Untuk Kawan Puan ketahui bahwa memilih pemimpin daerah adalah hal yang penting untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan bersama, tak terkecuali perempuan.

Bagi kamu yang akan menyalurkan suaranya untuk memilih kepala daerah, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan.

Adapun ciri-ciri kepala daerah yang sebaiknya jadi pilihan perempuan, yakni:

1. Respect atau Rasa Hormat

Melansir dari laman Center for Creative Leadershiprasa hormat yang ditunjukkan secara konsisten merupakan salah satu ciri terpenting dari seorang pemimpin.

Menciptakan budaya rasa hormat ini bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Baca Juga: Isu Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Debat Perdana Pilkada Solo 2024

Namun, langkah awal dalam menunjukkan rasa hormat ini adalah menghargai perspektif perempuan.

Alhasil, dengan adanya rasa hormat bisa dapat mendukung kesetaraan, keberagaman, dan inklusi.

2. Mendukung Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Pemimpin yang mendukung pemberdayaan ekonomi dan pendidikan bagi perempuan menunjukkan kepedulian pada kesejahteraan jangka panjang masyarakat.

Carilah pemimpin yang berkomitmen untuk menyediakan pelatihan keterampilan, fasilitas pendidikan, hingga pendanaan bagi usaha kecil yang sering kali digerakkan oleh perempuan.

Hal ini akan meningkatkan partisipasi perempuan dalam ekonomi dan membantu mereka menjadi mandiri secara finansial.

3. Menyuarakan Isu Kesetaraan dan Anti Diskriminasi

Pemimpin daerah yang berani memperjuangkan isu kesetaraan dan melawan diskriminasi dapat menciptakan lingkungan inklusif.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Kamala Harris Jadi Presiden Perempuan Pertama Amerika?

Perempuan sering menghadapi diskriminasi dalam kehidupan sosial dan pekerjaan.

Dengan adanya pemimpin yang mendukung kebijakan anti diskriminasi, seakan bisa menjadi pelindung dan pembela hak perempuan.

Hal ini meliputi kebijakan anti pelecehan di tempat kerja dan perlindungan hukum bagi perempuan.

Memilih pemimpin daerah dengan ketiga ciri yang telah disebutkan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan perempuan secara keseluruhan.

Pemimpin yang memiliki rasa hormat, mendukung pemberdayaan perempuan, dan berani menyuarakan isu kesetaraan akan membuat lingkungan aman dan kondusif.

Pilihan yang tepat akan berkontribusi pada masa depan yang lebih baik bagi perempuan dan masyarakat secara umum.

Baca Juga: Ada Paslon Singgung Isu Seksis di Pilkada 2024, 5 Pemimpin Perempuan Ini Buktikan Sukses

(*)



REKOMENDASI HARI INI

Saring Sebelum Sharing, TikTok Punya Fitur Cegah Penyebaran Hoaks