Baca Juga: Negosiasi Kenaikan Gaji Ditolak Atasan? Begini Cara Menghadapinya
Sementara itu, industri consumer goods yang sebelumnya mengalokasikan 34 persen untuk penambahan tenaga kerja pada 2024, turun menjadi 24 persen pada tahun berikutnya.
"Persentase perusahaan yang berniat menambah tenaga kerja lebih kecil pada tahun 2025, menurun dari 35 persen (2024) menjadi hanya 25 persen pada survei terbaru," terang Astrid.
Momentum untuk Pemulihan dan Stabilitas
Temuan riset ini mencerminkan dinamika dan strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi sambil tetap menjaga kesejahteraan karyawan.
Optimisme yang ditunjukkan oleh sektor tertentu, seperti consumer goods dan pertambangan, menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi Indonesia di masa depan.
Sementara itu, kehati-hatian yang diambil oleh sektor teknologi menunjukkan pentingnya adaptasi dalam menghadapi perubahan pasar.
Kenaikan gaji pekerja menjadi simbol komitmen perusahaan untuk mendukung tenaga kerja mereka, meskipun terdapat berbagai tantangan eksternal.
Dengan strategi yang tepat, tahun 2025 dapat menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Aturan Kenaikan UMP 6,5 Persen Hanya Berlaku Selama 2025, Ini Penjelasannya
(*)