Menenal Apa Itu Induksi Laktasi, Proses Menyusui untuk Bayi Adopsi

Saras Bening Sumunar - Senin, 20 Januari 2025
Mengenal apa itu induksi laktasi, proses menyusui untuk anak adopsi.
Mengenal apa itu induksi laktasi, proses menyusui untuk anak adopsi. blanscape

Parapuan.co - Ada banyak faktor yang menyebabkan seorang perempuan tidak bisa hamil, melahirkan, dan menyusui.

Meski begitu, banyak pasangan yang berusaha untuk tetap memiliki buah hati.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengadopsi bayi, baik itu dari keluarga, kerabat, atau panti asuhan.

Saat proses mengadopsi bayi, bukan tidak mungkin timbul keinginan bagi sang ibu untuk memenuhi kebutuhan dasar anak adopsinya, yakni menyusui.

Lantas, bisakah menyusui terjadi tanpa melalui proses kehamilan?

Merujuk pada situs Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), ASI bisa diberikan tanpa melalui kehamilan dengan cara induksi laktasi.

Proses menyusui terjadi karena melibatkan unsur hormonal di dalam tubuh manusia dengan cara stimulasi pada payudara, baik itu oleh hisapan bayi ataupun kegiatan memerah ASI.

Dengan demikian, walaupun seorang perempuan tidak hamil dan melahirkan, ia tetap dapat memproduksi ASI.

Alasannya, ASI tidak diproduksi dari hormon yang berhubungan dengan proses reproduksi, melainkan dari bagian otak bernama hipofisis.

Baca Juga: Menavigasi Waktu Menyusui Ketika Bayi Sudah Mulai MPASI, Ini Tipsnya

Hisapan bayi akan mengirim sinyal ke otak ibu untuk mempengaruhi bagian otak yang disebut hipofisis.

Hipofisis bagian depan akan mengeluarkan hormon prolaktin yang akan masuk ke dalam aliran darah dan menimbulkan refleks prolaktin untuk produksi ASI.

Oleh karena itu, meski perempuan tidak hamil dan melahirkan, ia akan dapat memproduksi ASI.


Kandungan ASI sama Baiknya

Perlu kamu ketahui bahwa meskipun ASI keluar melalui induksi laktasi tanpa proses kehamilan, tetapi kandungan gizinya sama baiknya.

Kandungan ASI pada perempuan yang melakukan relaktasi maupun induksi laktasi tidak berbeda dibandingkan dengan ibu menyusui sejak kelahiran bayinya.

Kawan Puan, waktu yang dibutuhkan untuk ASI mulai berpoduksi berbeda-beda pada setiap perempuan.

Umumnya, produksi ASI muncul setelah satu sampai enam minggu kemudian dan bahkan rata-rata dalam empat minggu.

Dalam beberapa kasus, ditemukan ASI induksi bisa keluar antara dua hingga enam hari, di mana relaktasi sebagian tercapai dalam empat hingga 28 hari dan relaktasi penuh tercapai antara tujuh hingga 60 hari.

Baca Juga: 5 Alasan Bayi Mogok Menyusu Ibunya, Termasuk Tanda Masalah Kesehatan

(*)

Sumber: IDAI
Penulis:
Editor: Kinanti Nuke Mahardini


REKOMENDASI HARI INI

Menenal Apa Itu Induksi Laktasi, Proses Menyusui untuk Bayi Adopsi