Parapuan.co - Asam urat bisa menyerang siapa pun, tak terkecuali perempuan.
Asam urat adalah zat alami yang terbentuk saat tubuh memecah senyawa purin dalam makanan tertentu seperti daging, seafood, hingga minuman beralkohol.
Kadar asam urat tinggi dalam darah pada akhinya menyebabkan kondisi yang disebut hiperurisemia, penyebab penyakit asam urat.
Pada perempuan, asam urat disebabkan oleh faktor beragam, termasuk menopause.
Merujuk dari laman Grid Health, saat perempuan memasuki usia menopause, kadar hormon estrogen menurun secara signifikan.
Hal ini pada akhirnya dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat, sehingga meningkatkan risiko terkena asam urat.
Lebih jauh lagi, ada beberapa hal yang terjadi jika kadar asam urat dalam tubuh perempuan terlalu tinggi.
Yuk, kenali bahaya asam urat tinggi pada perempuan sebagaimana dirangkum dari laman Kompas.com:
1. Kerusakan Sendi
Baca Juga: Perempuan dengan Asam Urat Disarankan Diet Rendah Purin, Lakukan Apa?
Asam urat kronis pada perempuan dapat menyebabkan peradangan pada sendi dan memicu inflamasi kronis, sehingga risiko kerusakan sendi meningkat.
Radang sendi akibat asam urat dapat memicu pengeroposan tulang dan tulang rawan sehingga kerusakan sendi semakin serius.
2. Gangguan Penglihatan
Tak hanya kerusakan sendi, asam urat kronis pada perempuan juga memicu masalah gangguan penglihatan.
Gangguan penglihatan adalah salah satu komplikasi asam urat yang jarang dialami.
Kondisi ini dapat terjadi karena kristal asam urat memengaruhi beberapa bagian mata, seperti kelopak mata, kornea, dan iris.
3. Gangguan Ginjal
Orang-orang yang mengalami asam urat juga memiliki risiko penyakit ginjal kronis dan memicu terjadinya gagal ginjal.
Pasalnya, kristal asam urat dapat menumpuk di dalam ginjal dan mengganggu fungsinya, sehingga menyebabkan gangguan ginjal atau gagal ginjal.
4. Penyakit Jantung
Asam urat adalah penyakit yang umum dialami oleh orang-orang dengan tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, dan gagal jantung.
Pasalnya, kadar asam urat yang tidak seimbang, termasuk pada serangan asam urat, dapat memicu inflamasi pada arteri koroner dan memicu gangguan kardiovaskular.
Baca Juga: Perempuan yang Berada di Fase Menopause Rentan Terserang Asam Urat
(*)