Tips Aman Belanja Online saat Ramadan, Kuncinya Lindungi Data Pribadi

Arintha Widya - Kamis, 27 Februari 2025
Tips aman berbelanja online saat Ramadan.
Tips aman berbelanja online saat Ramadan. oatawa

Parapuan.co - Seiring dengan datangnya bulan Ramadan, aktivitas belanja diprediksi akan mengalami peningkatan. Senada dengan itu, kita juga harus berhati-hati agar tidak jadi korban penipuan, terutama saat belanja online.

Survei Glance pada Desember 2024 mengungkapkan bahwa lebih dari separuh masyarakat Indonesia berencana menambah anggaran belanja Ramadan tahun ini. Hal ini mencerminkan antusiasme tinggi dalam menyambut bulan suci dengan berbagai persiapan, termasuk membeli kebutuhan sehari-hari serta perlengkapan untuk merayakan hari raya.

Namun, di balik meningkatnya aktivitas belanja ini, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Lonjakan transaksi online selama Ramadan juga dapat meningkatkan risiko penipuan dan pencurian data pribadi.

Pelaku kejahatan siber sering memanfaatkan kelengahan pengguna yang fokus pada belanja untuk melancarkan aksinya. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan data pribadi saat berbelanja online.

Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), Dr. Pratama Persadha, membagikan lima tips sederhana namun efektif untuk menjaga keamanan data pribadi saat berbelanja online di bulan Ramadan seperti dalam pers rilis yang diterima Parapuan dari Lazada berikut ini:

1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Pastikan setiap akun online kamu terlindungi dengan password yang kuat dan unik. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol untuk meningkatkan keamanan. Hindari menggunakan informasi pribadi yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir atau nama anggota keluarga.

Sebagai alternatif, Kawan Puan bisa memilih kata-kata yang mudah diingat, seperti hobi atau makanan favorit. Dengan kemajuan teknologi AI, peretas semakin canggih, sehingga penting untuk terus memperbarui keamanan akunmu.

Selain itu, pertimbangkan untuk mengganti password secara berkala dan menggunakan aplikasi password manager untuk mengelola berbagai akun. Ini akan membantu melindungi akun dari ancaman siber.

Baca Juga: Selain Toko Resmi, Ini Indikator Pelanggan Memilih Sebuah E-Commerce

Pratama menambahkan, sebaiknya jangan menggunakan password yang sama untuk seluruh platform digital dan marketplace agar jika terjadi kebocoran data di satu platform, akun lain tetap aman.

2. Waspadai Tautan dan Promo Mencurigakan

Hati-hati saat menerima tautan atau promosi mencurigakan melalui email, WhatsApp, SMS, atau media sosial, terutama yang menjanjikan diskon besar atau hadiah yang tidak masuk akal.

Tautan seperti ini sering digunakan oleh peretas untuk mencuri informasi pribadi atau menginstal malware di perangkat, yang berpotensi mengambil alih kendali perangkat dan mencuri saldo rekening bank serta dompet digitalmu.

Selalu berbelanja di aplikasi serta situs resmi dan terpercaya. Periksa alamat URL sebelum memasukkan informasi pribadi atau data keuangan dan selalu verifikasi keaslian sumber sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

3. Aktifkan Two Factor Authentication (2FA)

Two Factor Authentication (2FA) menambah lapisan keamanan ekstra dengan meminta verifikasi tambahan, seperti kode One-Time Password (OTP) yang dikirimkan ke ponselmu.

Aktifkan fitur ini di semua akun belanja online yang mendukungnya. Dengan 2FA, meskipun seseorang mengetahui password-mu, mereka tetap memerlukan verifikasi tambahan untuk mengakses akun.

Pastikan juga untuk menyimpan informasi verifikasi tambahan ini dengan aman dan tidak membagikannya kepada siapa pun. Hal ini akan membantu melindungi akun dari akses yang tidak sah.

Baca Juga: Strategi Memilih Diskon di Momen Harbolnas agar Makin Hemat dan Untung

4. Jangan Berikan Kode OTP kepada Siapapun

Terkait dengan 2FA, kode OTP bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui olehmu. Jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank atau marketplace. Kode ini digunakan untuk memverifikasi identitas dan melindungi akun dari akses tidak sah.

Jika kamu menerima permintaan untuk memberikan kode OTP, terutama setelah mengisi formulir yang dikirim melalui aplikasi chat, media sosial, atau email, pastikan untuk melakukan verifikasi melalui kanal resmi sebelum memberikan informasi apapun. Ini akan membantu melindungi akun dari potensi penipuan.

5. Berhati-hati Saat Melakukan Pembayaran Digital

Saat melakukan pembayaran di e-commerce, terkadang ada oknum yang memintamu mentransfer dana ke rekening pribadi mereka dengan alasan kendala sistem atau untuk mempercepat proses transaksi.

Pastikan kamu hanya melakukan pembayaran melalui rekening atau nomor virtual account yang disediakan oleh e-commerce seperti Lazada agar transaksi lebih aman dan nyaman.

Oleh karena itu, penting untuk memilih platform e-commerce terpercaya seperti Lazada dan menggunakan aplikasi pembayaran resmi untuk bertransaksi. Ini akan memastikan bahwa transaksi Kawan Puan terlindungi dari risiko penipuan.

Pratama menyarankan agar saat bertransaksi digital di Lazada, selalu membeli dari penjual resmi atau berlabel "LazMall", memeriksa ulasan produk dan reputasi toko, serta menghindari komunikasi di luar platform untuk mencegah penipuan.

Dengan menerapkan tips sederhana namun efektif ini, kamu dapat meningkatkan keamanan data pribadi saat berbelanja online selama Ramadan, terutama dalam Lazada Ramadan Daily Sale yang berlangsung dari 25 Februari hingga 3 April 2025.

Keamanan siber adalah tanggung jawab bersama, dan setiap langkah kecil yang kita ambil dapat berdampak besar dalam melindungi diri dari ancaman siber.

"Dengan kewaspadaan bersama, kami berharap dapat memberikan pengalaman belanja online yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga aman bagi semua pihak," kata Vice President, Customer Care Lazada Indonesia, Intan Eugenia.

Baca Juga: Panduan Membandingkan Harga Online dan Offline Saat Berbelanja, Lebih Hemat Mana?

(*)

Penulis:
Editor: Arintha Widya


REKOMENDASI HARI INI

Tips Aman Belanja Online saat Ramadan, Kuncinya Lindungi Data Pribadi