4 Barang Rumah Tangga yang Tidak Disarankan Dibeli dalam Kondisi Bekas

Saras Bening Sumunar - Kamis, 27 Februari 2025
Barang yang sebaiknya tidak dibeli dalam kondisi bekas.
Barang yang sebaiknya tidak dibeli dalam kondisi bekas. Oleksandr Shcherban

Parapuan.co - Berbelanja di toko barang bekas sering kali menjadi pilihan menarik bagi banyak orang. Selain harga lebih terjangkau, kita juga dapat menemukan barang-barang unik yang mungkin tidak tersedia di toko konvensional.

Meski begitu, penting untuk diingat bahwa tidak semua barang layak dibeli dalam kondisi bekas. Beberapa barang dapat menimbulkan risiko kesehatan, keselamatan, bahkan biaya tambahan jika dibeli dalam kondisi tidak baru.

Oleh karena itu, memahami jenis-jenis barang yang sebaiknya dihindari saat berbelanja di toko barang bekas menjadi hal krusial.

Dilansir dari laman Kompas.com, ini barang-barang yang sebaiknya tidak dibeli dalam kondisi bekas.

1. Seperangkat Tempat Tidur

Barang-barang seperti kasur dan bantal bekas berisiko menjadi sarang bagi tungau, kutu busuk, atau alergen lainnya. Meskipun tampak bersih, kasur dan bantal bekas dapat menyimpan kotoran mikroskopis yang sulit dihilangkan.

Selain itu, struktur kasur dan bantal mungkin sudah tidak mendukung dengan baik karena pemakaian sebelumnya. Ini dapat mempengaruhi kualitas tidur dan kesehatan tulang belakangmu.

2. Furnitur Berlapis Kain

Furnitur seperti sofa atau kursi berlapis kain dapat menyimpan debu, alergen, bahkan hama seperti kutu busuk. Membersihkan furnitur berlapis kain secara menyeluruh tidak selalu menjamin kebersihannya, dan biaya pembersihan profesional bisa cukup mahal.

Baca Juga: Manfaatkan Barang Bekas, Simak 5 Rekomendasi Ide Usaha Cuan Modal Limbah

Selain itu, noda atau bau yang sudah meresap mungkin sulit dihilangkan sepenuhnya.


3. Barang yang Terlalu Mahal

Meskipun berbelanja di toko barang bekas dapat menawarkan harga yang lebih terjangkau, beberapa barang mungkin dihargai terlalu tinggi dibandingkan dengan nilai atau kondisinya.

Sebelum membeli, lakukan riset harga untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan penawaran yang wajar dan sesuai dengan kondisi barang tersebut.

Jika harga barang bekas mendekati harga baru, pertimbangkan untuk membeli yang baru dengan garansi dan kualitas terjamin.

 
Membeli peralatan elektronik bekas seperti televisi, komputer, atau peralatan dapur elektronik dapat berisiko karena kamu tidak mengetahui riwayat penggunaannya.
 
Komponen internal mungkin sudah aus atau rusak, dan biaya perbaikannya bisa mendekati atau bahkan melebihi harga beli. Selain itu, peralatan elektronik lama mungkin tidak efisien dalam konsumsi energi, yang dapat meningkatkan tagihan listrikmu.
 

(*)



REKOMENDASI HARI INI

4 Barang Rumah Tangga yang Tidak Disarankan Dibeli dalam Kondisi Bekas