Parapuan.co - Pada momen Lebaran, berkumpul dengan keluarga besar menjadi tradisi yang dinantikan. Namun, bagi sebagian perempuan, acara ini bisa menimbulkan tekanan tersendiri akibat pertanyaan-pertanyaan pribadi yang sering dilontarkan, seperti "Kapan menikah?" atau "Kapan punya anak?".
Pertanyaan semacam ini, meskipun mungkin dimaksudkan sebagai bentuk perhatian, sering kali membuat tidak nyaman dan menempatkan perempuan pada posisi yang sulit. Melansir Kompas.com, pertanyaan-pertanyaan bersifat pribadi semacam itu dianggap topik yang sebaiknya dihindari saat kumpul keluarga di momen Lebaran.
Pertanyaan yang Sering Diajukan dan Dampaknya
Beberapa pertanyaan yang kerap muncul saat kumpul keluarga, terutama yang sering diajukan kepada perempuan antara lain:
- "Kapan menikah?"
Pertanyaan ini sering membuat para lajang merasa canggung dan tertekan, terutama jika mereka belum memiliki pasangan atau baru saja mengalami kegagalan dalam hubungan.
- "Kapan punya anak?"
Bagi pasangan yang belum memiliki anak, pertanyaan ini bisa menjadi sensitif, apalagi jika mereka sedang berusaha namun belum berhasil.
- Komentar tentang penampilan fisik
Misalnya, "Kok kelihatan gemukan?" atau "Kapan mau diet?". Komentar seperti ini dapat menurunkan rasa percaya diri dan membuat seseorang merasa tidak nyaman.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut, meskipun sering dianggap sebagai basa-basi, dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman dan tekanan sosial bagi yang ditanya.
Cara Merespons dengan Nyaman
Baca Juga: Berencana Menikah Setelah Lebaran, Hindari Melakukan Kesalahan Ini saat Persiapan