2. Batasi Makanan Berminyak dan Bergula
"Bagi orang sehat pun, konsumsi minyak dan gula harus dibatasi. Apalagi saat Lebaran itu ada gorengan sampai kue kering, itu kan tinggi minyak dan gula," tegas dr. Aini.
Makanan khas Idulfitri seperti opor ayam, rendang, dan kue-kue manis memang menggoda, tetapi konsumsi berlebihan dapat membebani pencernaan. Lemak yang tinggi bisa memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan gangguan seperti perut kembung atau diare.
Sementara itu, gula berlebih dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Apabila ingin mengonsumsinya, sebaiknya makan dalam porsi wajar dan kombinasikan dengan makanan sehat lainnya.
3. Tetap Lakukan Aktivitas Fisik
Libur panjang Lebaran sering kali membuat Kawan Puan melewatkan aktivitas fisik, termasuk berolahraga. Padahal, aktivitas ini sangat penting dilakukan di tengah banyaknya kegiatan saat Lebaran.
Sebagai pilihan, kamu bisa berjalan santai selama 30 menit setiap harinya secara intens. Jika memungkinkan, tetap lakukan aktivitas fisik ringan seperti stretching atau yoga untuk mendukung metabolisme tubuh.
"Meskipun Lebaran banyak kegiatan, tapi jangan lupa lakukan olahraga. Engga perlu olahraga berat, jalan kaki saja cukup asal dilakukan secara intens," imbuhnya.
4. Penuhi Kebutuhan Air dalam Tubuh
Air berperan penting dalam proses pencernaan, membantu melancarkan pergerakan usus, serta mencegah sembelit. Pastikan kamu minum cukup air putih, terutama setelah mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi gula. Hindari minuman bersoda atau berkafein berlebih karena bisa menyebabkan dehidrasi dan memperparah gangguan pencernaan.
5. Tidur yang Cukup
Kurang tidur dapat mempengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan gangguan seperti refluks asam lambung. Tidur minimal 7-8 jam per malam bisa membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik dan mempercepat pemulihan tubuh setelah perubahan pola makan selama Idulfitri.
"Jangan biasakan begadang, meskipun banyak acara juga harus tidur cukup. Tidur yang kurang itu ternyata memberikan banyak risiko termasuk memicu penyakit pencernaan," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Khasiat Buah Sawo untuk Kesehatan Tubuh, Baik untuk Pencernaan
(*)