Bagaimana Cara Mengelola THR agar Tak Langsung Habis? Ini Kata Ahli

Kinanti Nuke Mahardini - Kamis, 27 Maret 2025
Mengelola THR agar tak langsung habis
Mengelola THR agar tak langsung habis arThierry

Parapuan.co - Bagi Kawan Puan yang merayakan Idulfitri, bulan ini ada "tambahan" pemasukan dari kantor tempat kita bekerja. Di bulan ini, kita mendapatkan THR (Tunjangan Hari Raya). 

Tak dimungkiri, THR menjadi hal yang paling dinanti jelang Hari Raya. Ini juga lekat dengan kebiasaan masyarakat Indonesia. Digunakan untuk berbagai kebutuhan jelang Lebaran, seringnya THR habis begitu saja. 

Oleh karena itu, penting untuk mengelola THR dengan baik agar tidak hanya 'numpang lewat' dan membuat kita kesusahan usai Lebaran.

Lantas, bagaimana cara mengelola THR yang baik? 

Berdasarkan siaran pers yang PARAPUAN terima dari Prudential, Vivin Arbianti Gautama selaku Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah punya tipsnya. 

Ia membagikan kiat-kiat pintar mengatur THR sebagai cara untuk menjaga makna Ramadan. Menurutnya, THR yang kita terima harus dialokasikan dalam beberapa pos keuangan. 

Vivin juga menyebutkan bahwa "Lebaran perlu dimaknai dengan beribadah serta amalan yang baik. Salah satu cara memaknainya adalah dengan bijak mengelola keuangan termasuk THR."

Menurutnya, saat menerima THR, kita harus langsung mengalokasikan THR untuk 3 hal, yakni kebutuhan, investasi, dan dana darurat jangka panjang.

"Jadi posnya itu 50 persen untuk kebutuhan Lebaran, 30 persen untuk investasi dan perlindungan keuangan, serta 20 persen untuk dana darurat dan jangka panjang," ujar Vivin. 

Baca Juga: Mengenal 8 Jenis Penghasilan yang Bisa Memaksimalkan Financial Freedom

Dalam kesempatan yang sama, Vivin juga menyebutkan bahwa di Ramadan, melalui THR yang kita terima, memberikan proteksi menjadi sangat penting.

Menurutnya, "THR juga bisa menjadi momentum untuk memulai proteksi bagi keluarga, khususnya proteksi berbasis syariah."

Vivin menyebutkan bahwa dengan proteksi syariah, peserta tidak hanya memiliki ketenangan finansial, tetapi juga secara otomatis telah berkontribusi untuk saling tolong-menolong antar sesama dan membawa berkah untuk hidup. 

Proteksi Bagian dari Ikhtiar

Senada dengan Vivin, Bondan Margono selaku Head of Sharia Advocacy & Strategic Initiative Prudential Syariah memperkenalkan keuangan berbasis syariah. 

Menurutnya, asuransi kesehatan dan asuransi jiwa berbasis syariah merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang pada orang terdekat. Ini juga merupakan ikhtiar atau usaha menghindarkan mereka dari risiko hidup tidak terduga. 

"Memiliki asuransi jiwa maupun kesehatan syariah adalah salah satu bentuk upaya ikhtiar untuk mencapai tujuan finansial penuh berkah," pungkas Bondan.

Kawan Puan yang sudah menerima THR, jangan lupa untuk melakukan pos keuangan sesuai saran di atas agar uang tersebut tidak cepat habis. Selamat mencoba!

Baca Juga: Lebih Menguntungkan Emas atau Deposito untuk Capai Financial Freedom?

(*)



REKOMENDASI HARI INI

Bagaimana Cara Mengelola THR agar Tak Langsung Habis? Ini Kata Ahli