Mirip dengan metode bungkus, tetapi metode bundel dilakukan berdasarkan setelan pakaian yang akan kamu pakai. Misalnya, jika kamu memiliki kemeja yang akan dipadukan dengan celana tertentu, keduanya dibungkus bersama.
Mulai dengan pakaian terkecil seperti kaus kaki dan pakaian dalam, lalu bungkus dengan atasan, dan terakhir dengan bawahan. Cara ini sangat berguna jika kamu ingin berpakaian cepat tanpa harus membongkar koper. Kamu juga bisa menaruh setiap bundel dalam plastik kedap udara agar lebih rapi.
4. Metode Packing Cube
Jika kamu ingin koper tetap tertata dengan baik, packing cube adalah solusi ideal. Meskipun tidak selalu menghemat ruang, packing cube sangat berguna untuk menjaga pakaian tetap terorganisir.
Kamu bisa mengombinasikan metode lain seperti gulung atau bundel dengan packing cube agar lebih mudah menemukan pakaian yang kamu butuhkan tanpa perlu membongkar seluruh koper.
5. Metode Kompresi (Compression Pack Method)
Metode ini sangat efektif untuk pakaian tebal seperti jaket, celana ski, atau sweater besar. Cukup masukkan pakaian ke dalam tas kompresi, lalu keluarkan udara dengan cara menggulung atau menggunakan vakum khusus.
Selain menghemat ruang, metode ini juga membantu menjaga pakaian tetap bebas kusut. Namun, perlu diingat bahwa tas kompresi biasanya hanya bisa menampung satu atau dua pakaian tebal, sehingga kamu mungkin memerlukan beberapa tas jika membawa banyak barang.
Dengan memilih metode yang tepat sesuai dengan jenis pakaian dan kebutuhan perjalananmu, kamu bisa mengemas koper dengan lebih efisien dan tetap rapi.
Baca Juga: 5 Tips Packing Skincare untuk Mudik Lebaran 2024 agar Lebih Praktis
(*)