Salah satu contoh adalah bahwa ibu hamil penderita hipertensi yang sulit dikontrol tak dianjurkan berolahraga.
Bagi ibu hamil pengidap hipertensi, jantung yang bekerja keras karena olahraga akan meningkatkan tekanan darahnya ke skala yang berbahaya.
Lalu, ibu hamil pengidap penyakit jantung juga harus berhati-hati.
Kegiatan fisik seperti olahraga memacu kerja jantung, dan itu sebabnya ibu hamil penderita penyakit jantung akan berisiko terkena masalah dengan jantungnya.
Baca Juga: Kerap Diabaikan, Bisa Jadi Ini yang Jadi Penyebab Sulit Hamil
Begitu juga dengan asma, karena olahraga membuat paru-paru bekerja lebih keras yang menyebabkan keletihan dan merangsang penyempitan saluran napas.
Akibatnya, jika sampai timbul sesak, sirkulasi oksigen ke janin tentunya ikut berkurang.
Pada dasarnya, ibu hamil dengan kondisi berisiko di atas tentunya disarankan tidak melakukan olahraga tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan ahli.
Hal penting lainnya yang tidak memungkinkan ibu hamil berolahraga adalah bila suhu tubuhnya sedang tinggi alias sedang menderita demam.
Saat ibu hamil mengalami demam, tentunya kondisi ini akan membuat tidak nyaman.