3. Faktor tempat tinggal
Orang yang tinggal di tempat beriklim panas dan lembap, cenderung memiliki lebih banyak minyak pada kulit.
Terlebih saat musim kemarau. Minyak di wajah akan diproduksi lebih banyak daripada saat musim hujan atau gugur.
Jadi kalau Kawan Puan tinggal di daerah yang cenderung panas, maka jangan heran kalau kulit wajah akan terasa lebih berminyak, daripada perempuan yang tinggal di daerah dingin.
4. Faktor pori-pori yang membesar
Tak jarang pori-pori wajah Kawan Puan mengembang lebih besar karena usia, fluktuasi berat badan, dan jerawat. Pori-pori yang besar ini cenderung menghasilkan minyak yang lebih banyak.
Baca Juga: Make Up Dewy Untuk Kulit Berminyak? Bisa Banget Lho! Simak Tipsnya
Jadi kalau Kawan Puan tidak memiliki keluarga dengan tipe kulit berminyak, mungkin itu berasal dari diri sendiri yang mengalami pori-pori besar.
5. Menggunakan produk perawatan kulit yang salah
Kesalahan dalam mengidentifikasi jenis kulit kemungkinan besar akan membuat Kawan Puan keliru memilih produk perawatannya.
Contohnya, mengira kulit wajah adalah kombinasi, padahal aslinya berminyak.
Makanya produk krim kental yang sebenarnya sangat cocok untuk kulit kombinasi pun memicu wajah berminyak semakin banyak memproduksi minyak.
Untuk mencegah kesalahan produk perawatan sebelum Kawan Puan membeli produk skincare dan makeup, ketahui apa tipe kulitmu sehingga tepat dalam menggunakan produk perawatan wajah.