Parapuan.co - Kawan Puan, apakah saat ini waktu layar kamu sangat tinggi dan sedikit gelisah saat mendengar notifikasi dari media sosial?
Jika ya, mungkin sudah waktunya kamu beristirahat dari ponsel kamu supaya bisa lebih hadir di momen saat ini.
"Perangkat digital dapat menjadi gangguan pada saat kamu ingin fokus pada diri sendiri," kata penasihat kesehatan mental Lawrence Lovell, LMHC seperti dilansir dari laman Bustle.
"Detoksifikasi digital sangat membantu untuk perawatan diri dan pemulihan," tambahnya.
Baca Juga: Ingin Batasi Penggunaan Media Sosial? Lakukan 5 Langkah Awal Ini!
Kamu bisa mencoba detoksifikasi digital jika kewalahan menerima asupan informasi yang terus-menerus, atau saat kamu merasa kesulitan untuk hadir di momen saat ini dalam hidup.
Menurut Lawrence, perangkat digital bisa mengubah suasana hati secara negatif berdasarkan apa yang kamu tonton atau baca.
Maka itu, melakukan detoksifikasi digital merupakan cara baik yang bisa kamu lakukan.
Namun, bagaimana saat di sisi lain kita juga membutuhkan ponsel untuk mendapatkan informasi?
Kebutuhan detoksifikasi digital setiap orang berbeda.
Caranya tidak bisa disamakan, cukup disesuaikan dengan kebutuhan kamu saat ini.
Misalnya dengan tidak menghabiskan banyak waktu di media sosial Instagram atau TikTok.
Selanjutnya, lakukan detoksifikasi digital secara bertahap dengan cara berikut ini.
Baca Juga: Bahaya Keseringan Insecure, Perasaan Wajar yang Harus Bisa Dikendalikan
1. Detoksifikasi digital selama 24 jam
Untuk memulainya, kamu bisa mencoba melakukan detoksifikasi digital selama 24 jam di akhir pekan.
Kamu bisa mematikan semua notifikasi media sosial, menghindari laptop, dan mengabaikan teks bisa menjadi cara mengelola waktu 24 jam untuk detoksifikasi digital.
Baca Juga: Jangan Hanya Diam, Kamu Perlu Bertindak untuk Mengatasi Putus Asa
2. Detoksifikasi digital satu minggu
Satu minggu sepertinya terlihat menakutkan ya, tapi tetap bisa dilakukan.
Tantangan detoksifikasi digital selama seminggu yang baik adalah lebih selektif di media sosial.
Caranya dengan hanya melihat postingan dan mengikuti tagar yang bisa membuat kamu bahagia.
Selanjutnya tetapkan batasan dalam memakai media sosial.
Kamu juga dapat membagi komponen tantangan detoksifikasi digital 24 jam dengan cara sehari tanpa media sosial, hari tanpa teks, dan mengulanginya dalam seminggu tersebut.
3. Detoksifikasi digital 30 hari
Sepertinya detoksifikasi digital selama 30 hari terlihat mustahil ya, apalagi buat kita yang aktivitas sehari-harinya membutuhkan perangkat digital.
Namun, kamu bisa melakukannya dengan cara-cara sederhana yang bisa kamu capai setiap harinya.
Misalnya dengan menyimpan perangkat digital di luar area tempat tidur, menjauhi perangkat digital selama waktu-waktu tertentu dalam sehari, atau mematikan notifikasi yang tidak esensial selama sebulan.
Baca Juga: Karena Pandemi Covid-19 Banyak Orang Mengalami Cave Syndrome, Apa Itu?
Mengurangi sebagian besar penggunaan media sosial selama 30 hari juga bisa kamu coba.
Mulai dari hal kecil dan membiasakan diri untuk menggunakan perangkat digital pada saat benar-benar membutuhkannya.
Sesederhana memulai detoksifikasi digital dengan mengalihkan kebiasaan dari ponsel saat bangun tidur, saat berkumpul bersama teman dan keluarga, atau saat fokus bekerja.
(*)