Tapi ingat, bicarakan baik-baik dengan berdiskusi dan usahakan tidak terkesan menghakimi sambil marah-marah, ya.
4. Ringankan Patah Hatinya
Lantaran baru pacaran, anak remaja mungkin juga akan mengalami patah hati pertamanya.
Patah hati untuk pertama kali akan sangat menyakitkan baginya, dan kamu perlu memvalidasi perasaannya.
Akui bahwa perasaannya itu nyata dan bantu ia meringankan rasa sakit karena patah hati.
Biarkan ia menangis, dan jadilah pendengar yang baik ketika ia siap untuk bercerita.
Nah, itulah tadi beberapa hal yang bisa kamu lakukan sebagai orang tua ketika mendapati anak remajamu mulai pacaran.
Intinya adalah tetap mendampingi mereka di masa-masa pubertasnya, ya, Kawan Puan.
Baca Juga: Catat, Ini yang Perlu Orang Tua Tahu tentang Kencan bagi Anak Remaja
(*)