Dengan begitu, Denger-inD dapat digunakan ketika pengguna membutuhkan tempat curhat secara mendadak.
Terdapat tiga fitur utama yang bisa dipilih di Denger-inD untuk menambah kenyamanan dalam sesi konseling, yaitu fitur Chat, Call, dan Video Call.
Dalam acara peluncuran aplikasi Denger-inD yang diselenggarakan di Universitas Gunadarma pada Rabu, (15/3/2023) CEO dan founder Denger-inD Dara Zam Chairyah menjelaskan kegelisahan yang menjadi alasan hadirnya aplikasi Denger-inD ini.
“Dari 31 juta orang dengan tendensi memiliki isu kesehatan mental, mirisnya 91 persennya tidak tertangani dengan baik. Denger-inD hadir menjadi solusi dari masalah tersebut,” ujar Dara dalam keterangan tertulis yang diterima Parapuan.co, Selasa (28/3/2023).
Berawal dari sosial media Instagram @denger.ind, Denger-inD memahami bahwa isu kesehatan mental menjadi semakin serius di Indonesia. Hal itu yang membuat Denger-inD akhirnya meng-upgrade layanan konseling mereka menjadi berbasis aplikasi.
Baca Juga: Segera Tayang di Bioskop Indonesia, Begini Sinopsis Film Bed Rest
Menariknya lagi, Denger-inD menawarkan biaya sesi konseling yang sangat terjangkau, mulai dari Rp 30.000 per 1 jam sesi.
Dengan hadirnya Denger-inD, Dara berharap agar masyarakat tidak hanya merawat kesehatan fisik tetapi juga bisa menjaga kesehatan mental tanpa harus membayar mahal.
“Kami berharap Denger-inD dapat berkontribusi memberikan dampak sosial yang positif untuk mendukung revolusi mental generasi Indonesia yang lebih baik,” ujar Dara di hadapan mahasiswa Psikologi Universitas Gunadarma yang hadir dalam acara peluncuran aplikasi tersebut.