Sebaliknya, mintalah dukungan dari keluarga dan teman terdekat untuk menenangkan diri dan meresapi situasi.
Menghubungi pasangan atau membuat kesepakatan secara informal dapat memperumit situasi hukum dan berdampak negatif pada proses perceraian.
2. Tidak Melibatkan Anak dalam Konflik
Jika memiliki anak, sangat penting untuk menjaga mereka agar tidak terlibat dalam konflik perceraian.
Berbicara buruk tentang pasangan di depan anak-anak atau melibatkan mereka dalam pertengkaran akan menimbulkan dampak psikologis yang buruk.
Selain itu, perilaku ini bisa merugikan posisimu di pengadilan, terutama jika masalah hak asuh anak menjadi bagian dari kasus perceraian.
Fokuslah pada kebutuhan anak-anak dan hindari menempatkan mereka di tengah-tengah perselisihan antara Anda dan pasangan.
3. Pahami Batas Waktu dan Respon dengan Tepat
Setelah menerima surat gugatan cerai, penting untuk memperhatikan batas waktu yang ditentukan untuk merespons.