Tips Bagi Ibu Bekerja yang Ingin Menjadi Partner dalam Program Affiliate

Arintha Widya - Jumat, 20 Desember 2024
Tips jadi partner affiliate ala ibu bekerja dari Surabaya.
Tips jadi partner affiliate ala ibu bekerja dari Surabaya. Press Release

Parapuan.co - Ibu bekerja selalu bisa meningkatkan penghasilan keluarga dengan berbagai cara, salah satunya bergabung program affiliate.

Perempuan yang bekerja sebagai guru TK di Surabaya, Putri Lasim yang juga seorang ibu dari anak balita membuktikannya.

Putri berhasil meningkatkan penghasilan tanpa mengorbankan waktu bekerja maupun waktu bercengkerama bersama anak, sejak bergabung dengan Laz Affiliate pada 2022 lalu.

"Laz Affiliates menawarkan fleksibilitas yang saya butuhkan," ungkap Putri Lasim dalam pers rilis yang diterima PARAPUAN.

"Di sela kesibukan saya sebagai guru TK dan mengurus keluarga, saya tetap bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan pengaturan waktu sendiri," imbuhnya.

Melihat peluang yang ada di dalam bisnis afiliasi, Putri membagikan tips bagi para perempuan, khususnya ibu, yang ingin mencoba peruntungan sebagai affiliate partner. Yuk, simak!

1. Atur Jadwal dan Prioritas dengan Bijak

Sebagai seorang ibu dan guru TK, Putri memahami betul betapa pentingnya manajemen waktu yang efektif.

Ia dengan terampil memanfaatkan fleksibilitas yang ditawarkan oleh bisnis affiliate dengan membuat konten dan membagikan tautan promosi di sela-sela kesibukannya mengajar dan mengasuh sang buah hati.

Baca Juga: 7 Cara Dapat Uang dari Instagram, Salah Satunya Lewat Affiliate Marketing

Putri menyarankan bagi para working mom untuk membuat jadwal dan skala prioritas agar setiap kegiatan dapat terlaksana dengan teratur.

Karena menurut Putri, konsistensi adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan.

2. Cermati Informasi Kampanye dan Diskon Tambahan, Harus Gercep!

Putri menyarankan agar cermat melihat peluang untuk meningkatkan penghasilan dengan mempromosikan produk-produk diskon atau yang sedang dalam kampanye khusus Lazada.

Festival belanja tanggal kembar merupakan salah satu momentum yang bisa dimanfaatkan, mengingat di masa ini, baik brand dan toko, maupun platform eCommerce banyak memberikan insentif tambahan bagi para affiliate partner.

"Jadi di setiap gelaran festival belanja tanggal kembar, bersiaplah untuk mengamati penawaran yang ada di platform eCommerce dan gerak cepat untuk segera menyebarkan informasinya ke jejaring kita. Karena biasanya, produk dengan penawaran terbaik akan cepat habis," jelas Putri.

3. Investasi pada Perlengkapan Konten yang Berkualitas

Putri memahami betul bahwa konten yang berkualitas adalah gerbang pembuka jalan mendapatkan pelanggan.

Oleh karena itu, Putri berinvestasi secara bertahap pada perlengkapan pendukung, seperti lampu dan tripod, untuk menghasilkan konten yang profesional dan menarik.

Baca Juga: 6 Cara Pelaku Ide Usaha Promosikan Produk Affiliate di Media Sosial

Berkat ketekunan dan dedikasinya, Putri juga sering kali mendapatkan hadiah perlengkapan konten dari Lazada.

Meski demikian, Putri berpendapat peralatan apapun sebenarnya tetap bisa menghasilkan konten yang berkualitas.

Putri mengatakan, "Dengan smartphone yang paling sederhana pun, kita tetap bisa memulai usaha afiliasi ini asalkan mau belajar menggunakan perangkat dan konsisten dalam membuat dan menyebarkan konten."

4. Pahami Konten yang Bisa Menarik Target Pasarmu

Selama dua tahun menjadi affiliate partner, Putri menyadari betul bahwa konten yang menarik adalah konten yang relevan untuk target pasarnya.

Sebagai seorang ibu pekerja, Putri kerap mengaitkan kontennya dengan kebutuhan seorang ibu dan juga perempuan pekerja, sehingga setiap orang khususnya yang berperan serupa dan melihat kontennya akan merasa dekat dan terhubung dengan kontennya.

"Misalnya nih, saya me-review produk popok bayi. Maka saya akan fokus pada fitur anti bocor popok saat anak tidur, harganya yang ekonomis, serta kehalusan popok yang membuat anak bebas dari ruam popok," terang Putri.

"Karena memang itulah hal-hal yang dicari para ibu dari sebuah popok bayi. Saya perlihatkan juga kemudahan pakainya di anak saya," tambahnya.

Dengan membuat konten yang relevan seperti ini, Putri bisa dengan mudah memasarkan produk popok tersebut.

Baca Juga: 7 Cara Dapat Penghasilan Tambahan dari TikTok, Salah Satunya Affiliate

Putri menambahkan agar jangan lupa juga untuk menyesuaikan konten dengan tipe follower di media sosial yang digunakan untuk usaha afiliasi. Karena bisa jadi kebutuhan mereka berbeda.

5. Pilih Platform yang Suportif dan Terpercaya

Keamanan dan kepercayaan adalah hal krusial dalam bisnis affiliate, baik bagi Putri sebagai affiliate partner ataupun bagi para pelanggannya.

Bagi Putri, di Lazada, ia mendapatkan dukungan penuh dari Tim Lazada yang berperan sebagai mentor dan konsultan bagi affiliate partner, memberikan bimbingan dan dukungan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan.

Selain itu, tim Lazada juga selalu memberikan informasi terkini seputar kampanye, produk-produk dengan komisi terbaik, dan strategi pemasaran yang efektif melalui kanal informasi perusahaan.

Kisah dan antusiasme Putri jalankan bisnis afiliasinya menjadi inspirasi bagi para ibu di Indonesia untuk dapat mencapai kesuksesan.

Sebagai salah satu eCommerce di Indonesia, Lazada berkomitmen untuk terus mendukung para perempuan, khususnya para ibu, dalam mengembangkan potensi diri dan mencapai kemandirian finansial.

"Kisah Ibu Putri Lasim merupakan inspirasi bagi kami di Lazada. Kami berkomitmen untuk terus memberdayakan para perempuan Indonesia, khususnya para ibu," Head of Operations, Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo.

"Melalui program-program yang inovatif dan inklusif, kami berharap dapat memberikan akses dan sumber daya yang diperlukan untuk mengembangkan potensi mereka guna meraih kesuksesan," pungkasnya.

Kawan Puan yang tertarik bisa mencoba bisnis afiliasi ini untuk mendapatkan penghasilan dari rumah, nih!

Baca Juga: Jadi Ibu Berdaya, Perempuan Ini Buktikan Sukses dari Affiliate Produk Mainan Anak

(*)

Penulis:
Editor: Arintha Widya


REKOMENDASI HARI INI

5 Tips Beli Mobil Bekas agar Lebih Awet untuk Penggunaan Jangka Panjang