Tahun 2025 Gen Beta, Ini Urutan 9 Generasi Manusia dan Karakter Khasnya

Arintha Widya - Jumat, 20 Desember 2024
Manusia dari generasi ke generasi dan karakter khasnya.
Manusia dari generasi ke generasi dan karakter khasnya. Johnce

Parapuan.co - Kawan Puan tentu sudah mendengar bahwa mulai tahun 2025, generasi beta akan lahir menggantikan generasi alfa (2010-2024).

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya sebenarnya ada berapa generasi sepanjang sejarah manusia sampai sekarang?

Sejak diidentifikasi pada periode 1901, ada beberapa generasi yang mengelompokkan manusia berdasarkan karakteristiknya.

Yuk, simak informasinya seperti melansir berbagai sumber via Kompas.com di bawah ini!

1. Lost Generation (1883-1900)

Istilah "Lost Generation" pertama kali dicetuskan oleh penulis Gertrude Stein untuk menggambarkan orang-orang yang lahir dan tumbuh selama Perang Dunia I.

Generasi ini diwarnai oleh perasaan ketidakberdayaan karena dampak perang, kehilangan banyak nyawa, dan imigrasi massal.

Nama ini mencerminkan pengalaman kolektif kehilangan arah dalam menghadapi gejolak global.

2. Greatest Generation (1901-1927)

Baca Juga: 3 Penyebab Konflik yang Sering Terjadi dalam Hubungan Suami Istri Generasi Milenial

Dikenal sebagai Generasi Terhebat, kelompok ini hidup melalui Depresi Besar dan Perang Dunia II.

Mereka dicirikan dengan semangat patriotisme, kerja keras, dan ketangguhan.

Sebutan ini merupakan penghormatan atas kontribusi besar mereka dalam membangun kembali dunia pasca-perang dan krisis ekonomi.

3. Silent Generation (1928-1945)

Generasi ini disebut "pendiam" karena lebih cenderung menerima perintah daripada memberontak.

Mereka hidup di bawah bayang-bayang ketakutan terhadap komunisme, yang memengaruhi sifat konservatif dan etos kerja yang tinggi.

Silent Generation lebih menghargai stabilitas dan memilih jalan hidup yang tenang serta tidak berisiko.

4. Baby Boomers (1946-1964)

Baby Boomers lahir pada masa ledakan angka kelahiran setelah Perang Dunia II.

Baca Juga: Perbedaan Gaya Parenting Tiga Generasi, Mulai Gen X Sampai Gen Z

Generasi ini memiliki semangat optimisme nasional, konsumerisme yang makmur, dan loyalitas terhadap pekerjaan.

Mereka juga dikenal sebagai "pecandu kerja" namun mulai mempertanyakan otoritas, terutama dalam konteks perubahan sosial.

5. Generasi X (1965-1980)

Dikenal sebagai Baby Busters karena angka kelahirannya lebih rendah dari Baby Boomers, Generasi X tumbuh di tengah kebangkitan teknologi.

Mereka sering dianggap pemberontak, mandiri, dan skeptis terhadap otoritas institusional.

Orangtua dari Generasi X sering menggunakan metode "helicopter parenting", yakni pengasuhan dengan pengawasan ketat terhadap kehidupan sosial dan pendidikan anak-anak mereka.

6. Generasi Milenial (1981-1996)

Disebut juga Generasi Y, kelompok ini tumbuh dewasa pada pergantian milenium.

Milenial dikenal adaptif terhadap teknologi tetapi sering dikritik sebagai egois dan tidak sabar.

Baca Juga: 10 Keuntungan Hidup Minimalis yang Bikin Generasi Milenial Lebih Baik dari Baby Boomers

Meski demikian, mereka optimis, peduli lingkungan, dan berorientasi pada masyarakat.

Dalam hal pola asuh, Milenial cenderung membiarkan anak-anak mereka hidup lebih bebas.

7. Generasi Z (1997-2010)

Gen Z hidup di tengah pengaruh media sosial, krisis iklim, dan tekanan sosial-politik.

Mereka tumbuh dalam era informasi yang serba cepat dan sangat terhubung dengan teknologi.

Karakteristik mereka meliputi inklusivitas, kesadaran lingkungan, dan keterlibatan dalam aktivisme sosial.

Generasi ini dianggap lebih terdidik dan sadar politik dibandingkan pendahulunya.

8. Generasi Alpha (2010-2024)

Sebagai generasi pertama yang sepenuhnya mengenal dunia media sosial sejak lahir, Gen Alpha sangat mahir dalam teknologi.

Baca Juga: Perspektif Milenial dan Gen Z tentang Pernikahan: Antara Realitas dan Harapan

Mereka lahir di tengah pandemi Covid-19, yang memengaruhi pola asuh dengan penekanan pada nilai keluarga.

Generasi ini lebih beragam, namun menghadapi tantangan ketimpangan ekonomi yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.

9. Generasi Beta (2025-2039)

Generasi Beta diprediksi akan tumbuh di era integrasi teknologi yang semakin mendalam dan apresiasi tinggi terhadap keberagaman.

Generasi ini diharapkan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta inklusivitas dalam kehidupan sehari-hari, seiring dengan kemajuan pesat dalam berbagai aspek kehidupan.

Setiap generasi memiliki ciri khas yang mencerminkan tantangan dan peluang pada masanya.

Karakteristik ini tidak hanya menggambarkan perjalanan sejarah, tetapi juga memberikan gambaran tentang bagaimana manusia terus beradaptasi dan berkembang dari waktu ke waktu.

Kawan Puan termasuk generasi yang mana dengan karakteristik seperti apa, nih?

Baca Juga: Prediksi Karakteristik Generasi Beta yang Dimulai Tahun 2025

(*)

Sumber: Kompas.com
Penulis:
Editor: Arintha Widya


REKOMENDASI HARI INI

Tahun 2025 Gen Beta, Ini Urutan 9 Generasi Manusia dan Karakter Khasnya