Parapuan.co - Saat hamil, Kawan Puan mungkin mulai mencari tahu tentang makanan yang sebaiknya dihindari.
Banyak makanan favorit, seperti sushi atau keju dengan aroma khas, mungkin harus dijauhkan dari menu harianmu.
Terutama selama musim liburan yang penuh dengan hidangan menggoda, menjaga pola makan sehat menjadi tantangan tersendiri bagi ibu hamil.
Hal ini penting karena sistem imun ibu hamil melemah selama kehamilan, sementara sistem imun bayi belum berkembang.
Ini membuat ibu dan bayi lebih rentan terhadap bakteri yang terkandung dalam makanan tertentu, terutama yang mentah atau tidak matang sempurna.
Oleh karenanya di musim liburan, hindari makanan berikut ini dan pilih alternatifnya sebagai ganti seperti melansir What to Expect!
1. Koktail Beralkohol
Tidak ada jumlah alkohol yang dianggap aman selama kehamilan. Jadi jauhi sebisa mungkin minuman seperti koktail.
Sebagai alternatif, kamu bisa menikmati mocktail segar dengan campuran jus cranberry, air soda, dan hiasan daun mint.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Koktail Unik Asal Hong Kong Beserta Makanan Pendampingnya
2. Sari Apel Segar
Sari apel mentah atau tidak dipasteurisasi berisiko mengandung bakteri seperti E. coli dan salmonella.
Alternatif: Taburkan sedikit kayu manis, allspice, dan gula pada irisan apel segar.
3. Kalkun
Pastikan kalkun dimasak hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri seperti E. coli dan toksoplasma.
Kamu bisa mengonsumsi makanan yang dimasak sendiri sampai matang, dan menghindari daging yang dibakar dengan arang.
4. Keju Lembut
Keju seperti Brie, Camembert, dan feta sering dibuat dengan susu mentah yang berisiko mengandung listeria.
Alternatif: Pilih keju keras seperti cheddar, Gouda, atau Parmesan yang aman dikonsumsi.
Baca Juga: 3 Jenis Keju yang Dipakai Membuat Kue Kering Kastengel, Apa Saja?
5. Makanan Laut Mentah
Makanan laut mentah seperti sushi, tiram, dan salmon asap harus dihindari karena dapat mengandung bakteri atau parasit.
Kamu bisa mengonsumsi makanan laut yang matang seperti udang, kepiting, dan ikan.
6. Kafein
Batasi konsumsi kafein hingga 200 mg per hari (setara satu cangkir kopi 12 ons). Namun, konsultasikan dengan dokter jika ingin mengurangi lebih banyak.
Sebagai alternatif, kamu bisa memilih kopi tanpa kafein atau teh herbal yang aman untuk kehamilan.
7. Daging Olahan
Daging olahan seperti salami dan pâté mengandung nitrat dan nitrit yang berisiko bagi perkembangan bayi. Sebaiknya pilih camilan lain seperti crostini atau sayuran dengan saus.
8. Sisa Makanan
Hindari makanan yang telah dibiarkan pada suhu ruangan lebih dari dua jam, karena berisiko terkontaminasi bakteri.
Pastikan semua makanan disimpan di kulkas segera setelah selesai disajikan.
Baca Juga: 3 Kesalahan Menghangatkan Makanan, Salah Satunya Simpan Terlalu Lama
(*)