Hindari makanan yang tinggi gula dan lemak, karena dapat menyebabkan penurunan energi dengan cepat. Saat berbuka, mulailah dengan makanan ringan seperti kurma dan air putih untuk mengembalikan kadar gula darah secara perlahan sebelum melanjutkan ke hidangan utama.
2. Hindari Makanan yang Memicu Gangguan Pencernaan
Beberapa makanan dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, mulas, atau sembelit. Hindari makanan pedas, berlemak, dan gorengan, karena dapat memperlambat proses pencernaan hingga menyebabkan ketidaknyamanan.
Selain itu, batasi konsumsi kafein yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mempengaruhi sistem pencernaan.
3. Jaga Agar Tubuh Tetap Terhidrasi
Dehidrasi dapat menyebabkan sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Pastikan kamu mengonsumsi cukup cairan antara waktu berbuka dan sahur.
Air putih adalah pilihan terbaik, namun kamu juga dapat mengonsumsi jus buah alami atau sup untuk menambah asupan cairan. Hindari minuman bersoda dan berkafein yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
4. Hindari Tidur dalam Kondisi Kenyang
Kawan Puan, tidur dalam kondisi perut kenyang sangat tidak disarankan karena tidak baik untuk sistem pencernaan. Akibatnya, kamu berisiko mengalami masalah pencernaan setelahnya.
Kalau tidak ingin mengalami masalah pencernaan, alangkah baiknya jika kamu memberikan jeda waktu sebelum tidur, setidaknya dua jam. Kamu sangat dianjurkan untuk dapat mengelola waktu antara berbuka, sahur, dan waktu tidur.
5. Tetap Aktif Berolahraga
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau yoga dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap aktif. Lakukan olahraga setelah berbuka puasa atau sebelum sahur, namun hindari aktivitas fisik yang berat saat perut kosong.
Baca Juga: Catat, Tips Berolahraga Saat Berpuasa agar Tubuh Tetap Bugar dan Sehat
(*)