Merujuk dari laman Kompas.com, hormon ghrelin akan meningkat, yang artinya kamu akan merasa lebih lapar, sedangkan leptin, hormon yang memberi sinyal kenyang, akan menurun. Kondisi ini akan mendorong kamu untuk makan lebih banyak, bahkan cenderung memilih makanan tinggi kalori yang meningkatkan penumpukan lemak perut.
Tidak hanya itu, kurang tidur juga meningkatkan tingkat stres dalam tubuh dan merangsang produksi kortisol, yang pada gilirannya akan memperburuk penimbunan lemak di area perut. Jadi, tidur yang cukup bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi lemak perut yang membandel.
Adakah langkah yang dilakukan untuk mengatasi lemak di perut?
Setelah memahami berbagai faktor yang menyebabkan lemak perut sulit hilang, langkah selanjutnya adalah mencari cara yang efektif untuk mengatasinya. Beberapa cara yang dapat membantu mengatasinya antara lain:
Mengurangi Stres: Berlatih teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam untuk mengelola stres secara lebih baik.
Perbaiki Pola Makan: Kurangi konsumsi makanan olahan, gula, dan karbohidrat tinggi, serta perbanyak konsumsi makanan kaya serat, protein, dan lemak sehat.
Olahraga Teratur: Fokuskan pada latihan kardio dan kekuatan (seperti angkat beban) yang dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan massa otot.
Baca Juga: Perempuan Tak Perlu Sedot Lemak, Ini Tips Cepat Menurunkan Berat Badan