Tetap Semangat Bekerja saat Libur Lebaran: 7 Tips Efektif untuk Perempuan Karier

Saras Bening Sumunar - Minggu, 30 Maret 2025
Perempuan karier semangat bekerja saat libur Lebaran 2025.
Perempuan karier semangat bekerja saat libur Lebaran 2025. SDI Productions

Parapuan.co Libur Lebaran menjadi salah satu momen yang paling dinanti oleh banyak pekerja di Indonesia. Setelah menjalani bulan Ramadan dengan segala aktivitas ibadah dan rutinitas yang berbeda dari biasanya, Idulfitri menjadi waktu tepat untuk berkumpul bersama keluarga, melepas rindu dengan sanak saudara, dan menikmati suasana penuh kehangatan. Namun, tidak semua orang beruntung bisa menikmati libur panjang ini.

Ada beberapa profesi yang mengharuskan tetap bekerja saat orang lain menikmati cuti, seperti tenaga medis, pekerja di sektor pelayanan publik, karyawan di industri perhotelan, serta pegawai di sektor media dan transportasi.

Jika kamu adalah salah satu pekerja yang harus tetap masuk saat Libur Lebaran, rasa lelah, kehilangan momen berharga bersama keluarga, hingga kurangnya motivasi bisa menjadi tantangan tersendiri. Ditambah, kamu melihat dari media sosial yang dipenuhi unggahan orang-orang liburan.

Rasa iri dan kurangnya semangat bisa saja muncul, yang pada akhirnya dapat memengaruhi produktivitas kerja. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa menjalani pekerjaan dengan semangat yang tetap terjaga.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan agar tetap termotivasi dan produktif meskipun harus bekerja saat Libur Lebaran. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan agar tetap semangat bekerja di tengah suasana liburan:

1. Fokus pada Sisi Positif

Salah satu cara terbaik untuk tetap semangat bekerja saat libur Lebaran adalah mengubah pola pikir dan mencari sisi positif dari keadaan yang kamu hadapi. Daripada merasa iri dengan mereka yang bisa cuti, cobalah untuk melihat manfaat dari bekerja di hari libur.

Beberapa perusahaan biasanya memberikan kompensasi tambahan bagi karyawan yang bekerja saat liburan, baik dalam bentuk uang lembur, tunjangan khusus, maupun hari libur pengganti di kemudian hari. Selain itu, bekerja saat liburan bisa memberikan pengalaman berbeda karena suasana kantor yang lebih sepi, tekanan kerja lebih ringan, dan kesempatan untuk lebih fokus dalam menyelesaikan tugas.

Sikap positif dalam menghadapi situasi yang tidak ideal dapat meningkatkan produktivitas kerja dan mengurangi tingkat stres. Dengan begitu, kamu bisa lebih menikmati pekerjaanmu tanpa terbebani dengan perasaan negatif.

Baca Juga: Ini Pentingnya Mentoring dan Komunitas untuk Dorong Kepercayaan Diri Perempuan Karier

2. Buat Suasana Kerja Lebih Menyenangkan

Bekerja di hari libur tidak harus terasa membosankan. Kamu bisa menciptakan suasana kerja yang lebih menyenangkan agar tetap bersemangat. Jika memungkinkan, dengarkan musik favorit di meja kerja, gunakan pakaian yang lebih santai jika aturan kantor memperbolehkan, atau dekorasi meja kerja dengan sedikit sentuhan bernuansa Lebaran agar tetap terasa kemeriahannya.

Selain itu, jika kamu bekerja di kantor bersama rekan kerja lain yang juga tidak libur, ajak mereka untuk membuat suasana lebih hangat dengan membawa camilan khas Lebaran, mengadakan makan siang bersama, atau sekadar berbagi cerita ringan. Hal ini bisa membantu mengurangi rasa sepi dan tetap menjaga semangat bekerja.

3. Tetapkan Target dan Reward untuk Diri Sendiri

Salah satu cara ampuh agar tetap termotivasi adalah dengan menetapkan target harian serta memberikan reward bagi diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan pekerjaan. Target ini bisa berupa menyelesaikan tugas tertentu dalam waktu yang lebih singkat atau meningkatkan produktivitas dengan lebih fokus bekerja.

Sebagai bentuk apresiasi untuk diri sendiri, kamu bisa merencanakan sesuatu yang menyenangkan setelah jam kerja berakhir. Misalnya, memesan makanan favorit sebagai hadiah kecil, menonton film yang sudah lama ingin ditonton, atau melakukan aktivitas agar rileks di rumah.

Sistem reward seperti ini dapat meningkatkan motivasi kerja dan membuat seseorang lebih bersemangat dalam menjalani rutinitas.

4. Ingat Tujuan dan Dedikasi dalam Bekerja

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengingat alasan mengapa kamu bekerja. Apakah itu untuk mencapai target karier, menabung untuk masa depan, atau memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga? Memahami tujuan besar di balik pekerjaanmu bisa menjadi sumber motivasi yang kuat agar kamu tetap bersemangat, bahkan saat harus bekerja di hari libur.

5. Atur Waktu agar Tidak Merasa Terbebani

Manajemen waktu yang baik sangat penting agar kamu tidak merasa terlalu terbebani dengan pekerjaan. Buatlah jadwal kerja yang lebih terstruktur dengan menyelesaikan tugas-tugas utama lebih awal agar tidak menumpuk di akhir hari.

Baca Juga: Meritokrasi: Peluang atau Hambatan bagi Perempuan Karier di Dunia Kerja?

(*)



REKOMENDASI HARI INI

Menjaga Kesehatan Tubuh Setelah Kemeriahan Lebaran, Rahasia Tetap Fit