Baca Juga: 4 Faktor Internal yang Menyebabkan Wajah Perempuan Berjerawat
Stres juga berkontribusi besar terhadap munculnya jerawat di dagu. Saat kamu mengalami stres, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Hormon ini dapat memicu peningkatan produksi minyak di kulit, yang pada akhirnya meningkatkan risiko munculnya jerawat.
Selain itu, stres dapat melemahkan sistem imun tubuh, sehingga kulit menjadi lebih rentan terhadap peradangan. Jika kamu sering mengalami stres karena pekerjaan, studi, atau masalah pribadi, cobalah untuk mengelola stres dengan baik melalui meditasi, olahraga, atau aktivitas relaksasi lainnya.
3. Kebiasaan Menyentuh Dagu dengan Tangan Kotor
Tanpa disadari, kamu mungkin sering menyentuh dagu dengan tangan yang belum dicuci. Kebiasaan ini bisa menyebabkan bakteri dan kotoran berpindah dari tangan ke wajah, yang kemudian menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.
Penggunaan ponsel yang sering ditempelkan ke dagu juga bisa menjadi sumber bakteri. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan tangan dan rutin membersihkan layar ponsel agar tidak menjadi sarang kuman yang bisa memperburuk kondisi kulit.
4. Pola Makan Tidak Sehat
Makanan yang tinggi gula dan produk susu sering dikaitkan dengan peningkatan jerawat. Konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti roti putih, permen, dan minuman bersoda, dapat memicu lonjakan kadar insulin dalam darah. Lonjakan ini dapat merangsang produksi minyak di kulit, yang akhirnya menyebabkan jerawat.
Produk susu, terutama susu sapi, juga dapat meningkatkan kadar hormon androgen dalam tubuh, yang kemudian berkontribusi pada munculnya jerawat di dagu. Jika kamu merasa jerawat semakin sering muncul setelah mengonsumsi produk tertentu, cobalah untuk mengurangi atau mengganti dengan alternatif yang lebih sehat, seperti susu almond atau susu kedelai.
5. Ingrow Hair
Pada beberapa kasus, seseorang mungkin memiliki kondisi menyerupai jerawat, yaitu rambut tumbuh ke dalam atau disebut rosacea. Rambut tumbuh ke dalam dapat terjadi karena bercukur, lebih rentan terjadi pada laki-laki.
Rambut tumbuh tidak keluar tetapi kembali ke dalam kulit sehingga menyebabkan bengkak, atau kemerahan, dan cukup menyakitkan. Rosacea adalah kondisi kulit yang umum. Ini menyebabkan pembuluh darah seseorang menjadi terlihat, mengakibatkan kemerahan yang nyata. Dalam beberapa kasus, rosacea dapat menyebabkan kulit seseorang membentuk benjolan berisi nanah, dan ini mungkin menyerupai jerawat.
Baca Juga: Manfaat Masker Tomat untuk Kulit Wajah, Mengatasi Jerawat sampai Mencerahkan
(*)