Parapuan.co - Libur Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera, mulai dari makanan manis seperti kue kering, permen, dll hingga makanan berlemak. Sering kali, makanan yang dihidangkan saat Lebaran disukai oleh anak-anak.
Jika tidak dikontrol, anak-anak bisa makan berlebihan yang berisiko menyebabkan gangguan pencernaan hingga pola makan yang tidak sehat. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara untuk menjaga agar anak tetap makan dengan porsi yang wajar selama libur Lebaran seperti mengutip Childrens.com berikut ini!
1. Pertahankan Pola Makan yang Normal
Selama liburan, pola makan anak sering kali berubah karena banyaknya makanan yang tersedia. Untuk mencegah makan berlebihan, usahakan tetap menjalankan jadwal makan yang biasa, yaitu tiga kali sehari dengan camilan sehat di antaranya.
Jangan biarkan anak makan sedikit di siang hari hanya untuk menyantap lebih banyak makanan saat pesta Lebaran. Pola makan yang teratur membantu mengontrol rasa lapar dan mencegah anak makan berlebihan.
2. Ajarkan Anak Mengenali Porsi Makan yang Tepat
Makan dalam porsi besar dapat membuat anak merasa kekenyangan dan tidak nyaman. Ajarkan mereka untuk mengambil porsi kecil terlebih dahulu dan makan dengan perlahan. Dorong anak untuk mendengarkan sinyal tubuh mereka tentang kapan merasa kenyang dan berhenti makan sebelum merasa terlalu penuh.
3. Sediakan Sayuran di Setiap Hidangan
Sayuran kaya akan serat yang bisa membantu anak merasa kenyang lebih lama tanpa menambah terlalu banyak kalori. Pastikan ada sayuran di setiap hidangan, seperti salad, tumisan sayur, atau lalapan segar. Pilih metode memasak yang lebih sehat seperti dipanggang atau direbus dibandingkan digoreng agar lebih bergizi.
Baca Juga: Ibu Perlu Tahu Tanda Anak Picky Eater dan Cara Mengatasinya, Simak!
4. Libatkan Anak dalam Persiapan Makanan
Liburan Lebaran bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengajarkan anak tentang pilihan makanan sehat. Ajak mereka membantu menyiapkan makanan dengan memilih bahan yang lebih sehat atau mengganti bahan tertentu agar lebih bergizi.
Misalnya, menggunakan yogurt rendah lemak sebagai pengganti santan dalam masakan tertentu atau menambahkan sayuran ke dalam hidangan favorit mereka.
5. Ajak Anak Beraktivitas Fisik
Selain mengontrol pola makan, aktivitas fisik juga penting untuk menjaga keseimbangan energi. Setelah makan besar, ajak anak berjalan-jalan di sekitar rumah atau taman. Aktivitas ini tidak hanya membantu pencernaan tetapi juga membuat momen kebersamaan lebih menyenangkan.
6. Ciptakan Versi Sehat dari Hidangan Lebaran
Anak-anak tetap bisa menikmati makanan khas Lebaran tanpa harus makan berlebihan. Berikut beberapa alternatif sehat yang bisa dicoba:
- Tambahkan salad atau tumisan sayuran sebagai pelengkap hidangan utama.
- Ganti santan dengan yogurt rendah lemak dalam masakan tertentu.
- Kurangi penggunaan gula dan garam berlebihan dalam makanan.
- Sajikan buah segar sebagai camilan sehat dibandingkan kue-kue manis yang tinggi gula.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, anak tetap bisa menikmati hidangan Lebaran dengan cara yang lebih sehat.
Kebiasaan ini juga bisa membantu mereka mengembangkan pola makan yang lebih baik di masa depan. Selamat merayakan Lebaran dengan sehat dan bahagia!
Baca Juga: Cara Mengajarkan Anak Berwirausaha di Momen Libur Panjang Lebaran 2025
(*)