Komnas PA: Kekerasan Perempuan dan Anak Berdampak Buruk ke Fungsi Otak

Putri Mayla - Kamis, 29 April 2021
Ilustrasi kekerasan pada perempuan dan anak perempuan
Ilustrasi kekerasan pada perempuan dan anak perempuan dreamtime

Retty menambahkan, fungsi otak yang berubah akibat kekerasan bisa memengaruhi sistem organ tubuh yang lain.

Baca Juga: Pendidikan Seksual Komprehensif, Upaya Kurangi Risiko Kekerasan Berbasis Gender Online

"Karena otak memiliki fungsi yang berbeda, jika ada yang rusak bisa memengaruhi yang lain," papar Retty.

Biasanya akan berpengaruh terhadap sistem pencernaan, jantung, paru-paru, dan juga pankreas.

Retty menambahkan, kemampuan kognitif yang berkurang akibat kekerasan bisa mengakibatkan perubahan pada perilaku pada korban.

"Korban kekerasan tidak selalu menjadi bodoh karena kemampuan kognitifnya berkurang. Tapi, ada hal yang menyebabkan ia lebih suka menyendiri, dan selalu merasa terintimidasi", jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi trauma ini berat jika dibandingkan dengan trauma fisik.

Sebab trauma fisik terlihat bentuknya, namun trauma psikis tidak terlihat.

(*)

Sumber: Diskusi Online #PAPUANWEEK Komnas Perempuan dan AJAR
Penulis:
Editor: Aulia Firafiroh


REKOMENDASI HARI INI

5 Tips Beli Mobil Bekas agar Lebih Awet untuk Penggunaan Jangka Panjang