Meskipun perempuan yang membawa gen ini sering tidak menunjukkan gejala berat, anak-anak mereka bisa lebih terpengaruh.
Sindrom ini dapat diturunkan meskipun tidak ada riwayat keluarga sebelumnya, sehingga penting bagi perempuan yang memiliki riwayat keluarga terkait untuk melakukan pemeriksaan genetik.
Gejala Sindrom Fragile X pada Perempuan
Gejala sindrom Fragile X bervariasi, terutama berdasarkan jenis kelamin dan tingkat genetika genetik.
Pada perempuan, gejalanya lebih ringan, namun tetap bisa menyebabkan masalah sosial, emosional, dan komunikasi.
Mereka mungkin merasa lebih cemas atau kesulitan dalam konsentrasi.
Gejala fisik juga bisa muncul, meskipun lebih sulit dikenal pada anak-anak.
Ciri-ciri fisik pada orang dewasa yang lebih jelas terlihat adalah wajah panjang dan telinga besar.
Perempuan yang membawa gen Fragile X berisiko mengalami menopause dini, sebuah kondisi yang disebut Fragile X-Associated Primary Ovarian Insufficiency (FXPOI).
Baca Juga: Survei Menunjukkan 60% Perempuan Otodidak Mempelajari Menopause