Baca Juga: Dilakukan Halimah, Mengapa Gentle Parenting Masih Sulit untuk Diterapkan?
- Memahami Alasan di Balik Perilaku Anak
Dalam menghadapi perilaku sulit, orang tua mencari akar penyebabnya, misalnya apakah anak sedang lapar, lelah, atau mengalami tekanan emosional.
- Menggunakan Komunikasi Kolaboratif
Orang tua tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga mengajak anak berdiskusi untuk menemukan solusi yang adil bagi semua pihak dalam keluarga.
- Mengajarkan Regulasi Emosi
Dengan mencontohkan cara mengendalikan emosi, orang tua membantu anak belajar mengenali dan mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang sehat.
Penerapan Democratic Parenting dalam Kehidupan Sehari-hari
Pola asuh ini menuntut orang tua untuk bersikap reflektif dan penuh perhatian terhadap kebutuhan anak. Saat menghadapi konflik, langkah-langkah berikut dapat diterapkan:
- Mengenali Kebutuhan Anak
Sebelum bereaksi terhadap perilaku anak, tanyakan kepada diri sendiri apakah mereka memiliki kebutuhan yang belum terpenuhi, seperti kelelahan atau kebosanan.
- Mengidentifikasi Sumber Stres
Perubahan besar dalam hidup, seperti pindah rumah atau masalah di sekolah, dapat memengaruhi perilaku anak. Orang tua perlu memahami konteks ini sebelum mengambil tindakan.
- Mengamati Pengaruh Lingkungan
Anak sering kali meniru perilaku yang mereka lihat di sekitar mereka, baik dari teman, televisi, maupun orang tua sendiri. Dengan memahami hal ini, orang tua bisa memberikan arahan yang lebih baik.