Gusi Berdarah: Ketahui Kemungkinan Penyebab dan Cara Penanganannya

Arintha Widya - Selasa, 1 April 2025
Kemungkinan penyebab gusi berdarah dan langkah penanganannya.
Kemungkinan penyebab gusi berdarah dan langkah penanganannya. Freepik

Baca Juga: Manfaat Olahraga Sebelum Tidur, Mengurangi Stres dan Kecemasan

Cara Penanganan Gusi Berdarah

Penanganan gusi berdarah tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika gusi berdarah disebabkan oleh penyakit gusi, dokter gigi atau periodontis akan merekomendasikan perawatan yang sesuai, seperti:

  • Meningkatkan kebersihan mulut: Menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi setiap hari.
  • Antibiotik: Jika ada infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan gusi.
  • Scaling dan root planing: Pembersihan mendalam untuk menghilangkan plak dan tartar dari gusi.
  • Operasi periodontal: Jika terjadi kerusakan jaringan gusi yang parah.
  • Terapi laser: Untuk mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.

Jika gusi berdarah bukan disebabkan oleh masalah gigi, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Beberapa tindakan medis yang mungkin dilakukan antara lain:

  • Tes darah untuk mendeteksi diabetes, gangguan pembekuan darah, atau leukemia.
  • Suplemen vitamin jika ditemukan kekurangan vitamin C atau K.
  • Penghentian atau penyesuaian obat pengencer darah.

Cara Mengatasi Gusi Berdarah di Rumah

Jika gusi berdarah ringan dan tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi serius, ada beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk mengatasinya:

  • Menyikat gigi dengan sikat berbulu lembut dua hingga tiga kali sehari.
  • Menggunakan benang gigi secara rutin.
  • Berkumur dengan air garam hangat untuk membantu mengurangi peradangan.
  • Menggunakan obat kumur antibakteri.
  • Menghindari rokok dan alkohol.
  • Mengonsumsi makanan kaya vitamin C dan K.
  • Mengelola stres dengan baik.

Dampak Jika Gusi Berdarah Tidak Ditangani

Jika dibiarkan, gusi berdarah akibat penyakit gusi dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih parah dan menyebabkan:

  • Kerusakan jaringan gusi dan tulang penyangga gigi.
  • Bau mulut kronis.
  • Kehilangan gigi.
  • Meningkatkan risiko penyakit jantung dan komplikasi lainnya.

Jika gusi berdarah disebabkan oleh kondisi medis lain, gejala penyakit yang mendasarinya juga bisa semakin memburuk.

Baca Juga: Gusi Berdarah saat Menyikat Gigi? Ternyata Ini 3 Penyebabnya

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Gusi berdarah yang terjadi sesekali biasanya tidak berbahaya. Namun, segera konsultasikan ke dokter gigi atau dokter umum jika:

  • Perdarahan berlangsung lebih dari dua minggu.
  • Disertai gusi bengkak, nyeri, atau nanah.
  • Ada tanda-tanda infeksi seperti demam.
  • Gusi berdarah terjadi tanpa alasan yang jelas.
  • Perdarahan terjadi bersamaan dengan mudahnya tubuh mengalami memar atau mimisan.

Dengan menjaga kebersihan mulut dan menjalani gaya hidup sehat, risiko gusi berdarah dapat diminimalkan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan.

(*)

Sumber: Cleveland Clinic
Penulis:
Editor: Arintha Widya


REKOMENDASI HARI INI

Gusi Berdarah: Ketahui Kemungkinan Penyebab dan Cara Penanganannya