Baca Juga: Brain Fog Viral di TikTok, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Origami sering kali membutuhkan anak untuk menafsirkan dan mengikuti petunjuk dengan cermat. Jika mereka mengalami kesulitan, mereka harus mencari solusi sendiri atau mencoba pendekatan yang berbeda, yang melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Anak usia 7-8 tahun dapat menggunakan buku atau aplikasi origami dengan petunjuk sederhana untuk berlatih membaca pola dan menyelesaikan tantangan lipatan.
5. Menumbuhkan Kesadaran Budaya
Origami memiliki akar budaya yang kuat, terutama dalam tradisi Jepang. Melalui origami, anak-anak dapat belajar tentang sejarah dan budaya lain, serta meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman global.
Anak usia 7-12 tahun dapat diajak untuk mengenal sejarah origami di Jepang dan bagaimana seni ini berkembang di berbagai budaya di dunia.
6. Menstimulasi Ekspresi Seni dan Kreativitas
Origami memungkinkan anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan menciptakan bentuk-bentuk unik. Mereka dapat bereksperimen dengan warna, ukuran, dan variasi desain dari model origami yang ada.
Biarkan anak merancang sendiri model origami mereka dan mencoba berbagai kombinasi warna atau motif kertas.
7. Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Kerja Sama